Parah, Dua Anak SMP ini Menaruh Batu dan Batang Pohon di Rel Kereta

- Redaksi

Kamis, 15 Maret 2018 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dua anak SMP berinisial BP (14) dan DA (15) melakukan tindakan nekat yang membahayakan keselamatan orang lain, yakni menaruh batu besar dan batang pohon di atas rel kereta api di km 224+7/8 antara Stasiun Cirebon Prujakan dan Luwung, atau tepatnya di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Kamis (15/3).

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro mengatakan, pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 16.24 WIB dari Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) yang bersumber info dari masinis KA 156a (Singasari) tujuan Madiun – Pasar Senen, bahwa ada batu dan batang pohon di atas rel.

Baca Juga :  Tawuran Antar Pelajar di Bekasi Memakan Korban, 1 Tewas di Tempat

Kereta tersebut, lanjut Kris, tertemper batu besar dan batang pohon tersebut, kemudian berhenti luar biasa di km tengah jalan antara jam 16:11 WIB – 16:15 WIB guna pengecekan dan rangkaian kereta dinyatakan aman.

“Petugas PAM Jalur langsung menuju ke TKP yang dilaporkan adanya pemasangan batu dan batang pohon. Mereka menyisir di sekitar area kejadian dan didapati 2 orang anak yang masih mengenakan seragam SMP yang sedang duduk-duduk di sekitar rel,” jelasnya.

Kris melanjutkan, awalnya pelaku ingin kabur saat dihampiri petugas. Namun, setelah diberi nada ancaman dan dikejar, pelaku pun tertangkap dan dibantu oleh Petugas PAM lain yang tiba di lokasi.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Ungkap Kasus Judi Online Jenis Togel Hongkong

Setelah ditangkap, pelaku pun mengaku telah memasang batu dan kayu tersebut di atas rel. Selanjutnya pelaku diamankan dan akan diserahkan ke Polsek Mundu dengan membawa barang bukti yang telah diambil.

“Diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi. Karena di samping mengancam keselamatan masyarakat, khususnya yang berada di dalam KA, juga merugikan aset negara,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru