Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi.

i

Foto Ilustrasi.

BEKASI, RAKYATJABARNEWS.COM – Misteri kematian seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial S (66) di Kabupaten Bekasi masih terus diselidiki polisi. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di kawasan Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu (27/5/2026).

Temuan sejumlah luka pada tubuh korban membuat kasus ini menjadi perhatian. Polisi mengungkap adanya indikasi trauma akibat kekerasan yang diduga dilakukan menggunakan benda tajam maupun benda tumpul.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Bekasi Hadiri Rapat Paripurna DPRD

“Kesimpulan penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi. Saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan,” kata Wuryanti kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Meski demikian, polisi telah menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh pria berusia 66 tahun tersebut.

“Di tubuh korban ditemukan banyak bekas trauma kekerasan. Ada indikasi kekerasan yang diduga menggunakan benda tumpul dan benda tajam,” ujarnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh putri kandungnya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, sang putri datang ke rumah dan mendapati ayahnya sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga :  Jenazah Santri Korban Penusukan Diterbangkan ke Kalimantan

“Korban ditemukan sendirian di dalam rumah dalam keadaan meninggal dunia dan bersimbah darah,” ungkap Wuryanti.

Penemuan jasad tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah untuk keperluan autopsi.

Untuk mengungkap kasus ini, Polsek Tambun Selatan bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian.

Karena korban merupakan warga negara asing, polisi juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta guna menyampaikan perkembangan kasus tersebut.

Baca Juga :  Bekasi Gaspol Awasi Layanan Kesehatan! Sekda Pimpin Entry Meeting Bareng Inspektorat Jabar

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak kedutaan karena korban merupakan warga negara asing,” kata Wuryanti.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab maupun motif di balik kematian korban. Penyidik masih menunggu hasil autopsi dan pendalaman keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

Kasus ini pun menjadi perhatian warga sekitar karena korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut sebelum ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:32 WIB

BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:47 WIB

Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kerjasama Hubungi Kami