Antisipasi Penyebaran Corona, Wawali Pastikan KBM Berjalan Lancar Melalui Daring

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2020 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Pasca diterbitkannya surat edaran Wali Kota Bekasi nomor 421/ 2022/ disdik tentang menyikapi pencegahan penyebaran penyakit Covid-19, sekolah di Kota Bekasi telah menerapkan sistem daring untuk menjalankan proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Pembelajaran secara daring itu menjadi pilihan para guru berbagai jenjang di Kota Bekasi seusai Wali Kota Bekasi memutuskan selama 14 hari ke depan para siswa mengisolasi diri di rumah.

Wakil Walikota Bekasi, Dr. Tri Adhianto didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah pun mengecek pelaksanaan KBM daring ini. Ia mengunjungi SMPN 1 Kota Bekasi dan SMPN 32 Kota Bekasi.

Baca Juga :  Musyawarah DPT BPD Muktiwari Sepakati Revisi, Aspirasi Warga Diakomodir

“Ini para guru menggunakan beberapa aplikasi, ada yang menggunakan Google Class, Quipper, ruangguru dan lainnya. Salah satu materinya ini pemegangan web,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, saat memberi penjelasan kepada Wawali.

Pembelajaran secara online tersebut dinilai Tri cukup efektif untuk membagi materi pembelajaran dan tugas. Selain itu, dia juga bisa memantau siswa secara langsung lewat presensi online.

Baca Juga :  Banjir Terjang Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Turun Langsung Bantu Warga Terdampak

Untuk memastikan para siswa tengah belajar, Tri sempat memastikan langsung via aplikasi yang digunakan guru-guru tersebut.

“Via aplikasi, para guru memberikan tugas, dan bisa terpantau kegiatan para siswa,” kata Tri.

Menurut Tri, banyak orang bertanya-tanya seusai dikeluarkannya Surat Edaran yang meliburkan sekolah selama 14 hari. Pertanyaan warga pun berkutat pada persoalan apa yang akan dilakukan siswa selama masa libur itu. Tri sangat berharap para wali murid juga aktif mendampingi anaknya selagi menghadapi masa isolasi dari penularan virus Corona ini.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Tinjau Langsung Efektifitas Sistem Antrean Online

“Mereka tidak masuk sekolah tapi belajar di rumah. Model daringnya ada, dan macam-macam. Guru-guru kita ini sangat siap ternyata. Muncul sendiri-sendiri dan guru-guru kita terbiasa memakai itu. Nanti tinggal kita memastikan, anak-anak ini di rumah dan belajar. Jadi fungsi isolasi ini menjadi berjalan. Kita juga titipkan didampingi orangtuanya,” pungkas Tri.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami