Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Tewas Ditikam Orang tak Dikenal

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2019 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Seorang santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, bernama Muhammad Rozien (17) meninggal dunia akibat mengalami luka tusuk serius setelah ditikam orang tak dikenal.

Peristiwa ini bermula, ketika korban bersama temannya sesama santri Qisthan Gazhi menunggu ibunya yang datang dari Kalimantan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

Sekitar pukul 20.30 Wib datang dua orang tidak dikenal, dengan alasan yang tidak jelas langsung menusuk korban dengan senjata tajam.

Korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan langsung dilarikan ke RS Gunung Jati, namun dalam perjalanan nyawa korban tidak tertolong.

Baca Juga :  Jelang Libur Nataru, Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik

Kapolsek Utbar Polres Cirebon Kota Kompol Ali Mashar membenarkan peristiwa tersebut, dari keterangan saksi dan pemeriksaan tempat kejadian pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku.

“Pelaku dua orang menggunakan sepeda motor matic. Ada tato di leher kanan dan kiri serta di seluruh bagian tangan,” katanya, Sabtu (7/9/2019).

Dia melanjutkan, hingga kini belum diketahui apa motif pelaku bertanya dengan nada mengancam kepada korban hingga berakhir dengan penikaman.

Baca Juga :  Setelah Kemarin Bertopi Awan, Hari Ini Gunung Ciremai ‘Menghilang

“Tadi malam (Jumat, 6/9/2019) sekitar pukul 20.30 Wib, ketika korban sedang menunggu ibunya yang baru datang dari Kalimantan, datang dua orang tak dikenal kemudian menghampiri korban dan saksi di lokasi kejadian,” jelas Kompol Ali Mashar.

“Salah satunya turun dari motor, orang yang bertato tersebut kemudian langsung bertanya kepada korban “Kamu tadi yang mukulin teman saya, Ya?!,” Kemudian dijawab oleh korban : “Tidak tahu,” terangnya menirukan percakapan pelaku dengan korban.

Ketika saksi Qisthan Gazhi meminta pertolongan warga sekitar karena pelaku mengeluarkan senjata tajam, korban sudah tergeletak berlumuran darah.

Baca Juga :  STIT Nusantara Buka Program Beasiswa Sampai Lulus Kuliah

“Tidak lama kemudian, setelah saksi meminta tolong, korban sudah dalam keadaan tertidur dengan memegang dada sebelah kanan, dan mengeluarkan darah dari mulut dan dadanya. Diduga korban ditusuk menggunakan pisau yang dibawa oleh orang bertato yang telah menghampiri korban,” ujarnya.

Kasus ini tengah ditangani Polres Cirebon Kota. Barang-barang milik korban pun masih diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Penanganan Perkara selanjutnya ditangani oleh Sat Reskrim Polres Cirebon Kota,” pungkasnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB