Pemudik KAI Daop 3 Cirebon Alami Kenaikan 2.640 Penumpang

- Redaksi

Rabu, 21 Juni 2017 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – H-4 menjelang datangnya Hari Raya Idhul Fitri, pantauan arus mudik di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon yang turun di Stasiun Kejaksan, Kota Cirebon mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut diprediksi akan terus bertambah hingga H-1.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro menjelaskan bahwa, kenaikan yang terjadi per jam 12.00 WIB H-4  mencapai 6.070 penumpang yang turun di Stasiun Kejaksan. Untuk penumpang yang naik, lanjutnya baru mencapai pada kisaran 2.640 penumpang.

“Sampai dengan pukul 00.00 WIB nanti tentu akan ada penambahan. Karena di H-4 akan terhitung keseluruhan pada pukul itu jadi kenaikannya pun jelas bertambah,” katanya saat ditemui fajarnews.com di ruang kerjanya, Rabu (21/6).

Untuk keesokan harinya, ujar Kris, diprediksi akan terus mengalami kenaikan. Adapun kenaikannya, lanjutnya, tidak dapat diprediksi seberapa persen perharinya, karena tidak dapat dipastikan.

“Tiket kereta yang jurusan terakhir ke Kota Cirebon sudah habis.Untuk arus mudik kali ini, rata-rata penumpang kan arahnya ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, tiket habis sampai tanggal 2 Juni.Untuk hari H itu tentu masih agak banyak tersisa,” jelasnya.

Baca Juga :  Agung Supirno : Golkar Masih Tentukan 10 Nama

Menurut Kris, penumpang KAI akan lebih banyak memilih kelas ekonomi daripada kelas eksekutif. Hal itu, lanjutnya, karena kereta ekonomi mampu mengangkut hampir 1.500 orang dengan 14 rangkaian gerbong sedangkan kalau eksekutif hanya mampu membawa 8 gerbong dengan kapasitas 400 orang.

“Arus mudik ini kebanyakan pemudik datang dari arah Jakarta.Kemungkinan besar yang turun di Cirebon dari kelas ekonomi dan dipediksi puncak mudik sekitar H-2 yang turun di Cirebon dengan mencapai angka 8.000 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  Rumah Nenek Saenah Dibakar Anaknya, Kok Bisa?

Meurut salah satu penumpang, Rofi, penumpang yang datang dari arah Jakarta saat ini sudah mulai ramai. Kenaikan tersebut, lanjutnya, terjadi karena libur panjang sudah dimulai sejak Senin, (19/6) lalu.

“Saya datang dari stasiun Gambir, Jakarta menuju ke Cirebon. Saya memilih H-4  karena untuk menghindari kemacetan yang terjadi di Jakarta. Selain itu juga kita menghindari keramaian juga yang sering terjadi di stasiun. Saya dari Jakarta bersama dengan istri,” pungkasnya. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !