Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Bekasi 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (16/4/2026).
Endin menyambut antusiasme para peserta yang dinilai sangat tinggi. Ia menyebut, seleksi Paskibraka menjadi momentum penting dalam menjaring generasi muda terbaik di Kabupaten Bekasi.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Ini menjadi kebanggaan karena minat generasi muda untuk mengikuti Paskibraka sangat luar biasa,” kata Endin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data panitia, jumlah pendaftar tahun ini mencapai 897 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 745 peserta hadir mengikuti seleksi yang berasal dari 22 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Mereka merupakan pelajar terbaik dari tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta.
Endin menegaskan, proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan berjenjang. Pasalnya, hanya 50 peserta terbaik yang akan terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat kabupaten.
“Dari ratusan peserta ini, hanya yang terbaik yang akan lolos. Karena itu, persiapkan diri secara maksimal, baik fisik maupun mental,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, menjadi anggota Paskibraka tidak hanya soal kemampuan baris-berbaris. Peserta juga dituntut memiliki kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta kepribadian yang baik.
Dalam kesempatan itu, Endin turut mengapresiasi panitia penyelenggara, yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI), atas terselenggaranya seleksi tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Rama B. Matandung, menjelaskan bahwa proses seleksi telah dimulai sejak 10 Maret hingga 12 April 2026 melalui tahap pendaftaran online.
Tahapan seleksi selanjutnya berlangsung pada 16 hingga 30 April 2026. Rangkaian tes meliputi seleksi administrasi, wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, parade, kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, hingga penentuan akhir (pantukhir).
“Peserta yang lolos di tingkat kabupaten nantinya akan berpeluang mewakili Kabupaten Bekasi ke tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional,” ujar Rama.
Ia menambahkan, pada 2025 lalu Kabupaten Bekasi berhasil mengirimkan perwakilan hingga tingkat provinsi dan nasional. Capaian tersebut diharapkan bisa kembali terulang, bahkan meningkat pada tahun ini.
Melalui seleksi ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan generasi muda berprestasi dengan semangat nasionalisme tinggi, sekaligus mampu mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat yang lebih luas. (*)









