Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyematkan tanda pengenal kepada peserta didik baru saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 12 Kota Bekasi, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan hari pertama sekolah berlangsung aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyematkan tanda pengenal kepada peserta didik baru saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 12 Kota Bekasi, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan hari pertama sekolah berlangsung aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung pelaksanaan hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 12 Kota Bekasi, Senin (13/7/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pengalaman yang nyaman bagi peserta didik baru.

Dalam kunjungannya, Tri Adhianto didampingi Camat Bekasi Selatan, Lurah Pekayon Jaya, Kepala SMPN 12 Kota Bekasi, dan jajaran guru. Kehadirannya disambut antusias oleh para siswa baru yang memulai pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.

Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog dengan para siswa dan orang tua yang mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah. Menurutnya, kehadiran orang tua menjadi dukungan moral yang penting untuk membantu anak beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

Baca Juga :  Kota Bekasi Raih Tiga Penghargaan Sekaligus di Ajang Anugrah Philothra 2023

Sebagai bentuk dukungan terhadap momen tersebut, Pemerintah Kota Bekasi memberikan kelonggaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengantarkan anak mereka pada hari pertama sekolah. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman sejak awal.

Selain memantau proses penyambutan siswa, Tri memastikan seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip ramah anak, bebas dari perundungan, kekerasan, maupun tindakan diskriminatif.

Baca Juga :  Anggota Banggar Mendesak Audit Seluruh BUMD Kota Bekasi

“Hari pertama sekolah adalah momen yang akan selalu diingat setiap anak. Karena itu, kita harus memastikan mereka disambut dengan penuh kehangatan, rasa aman, dan semangat agar tumbuh rasa percaya diri dalam mengikuti proses belajar,” ujar Tri Adhianto.

Ia juga mengapresiasi seluruh tenaga pendidik SMPN 12 Kota Bekasi yang telah mempersiapkan pelaksanaan MPLS Ramah dengan baik. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, dan budaya saling menghormati.

Tri menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di dalam kelas, tetapi juga oleh lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah harus terus diperkuat.

Baca Juga :  Ahmadi Madong : DPRD Dorong Hak Interpelasi Sikapi PHL Kali Asem

“MPLS bukan sekadar pengenalan sekolah, tetapi fondasi membangun karakter generasi muda. Saya berharap seluruh sekolah di Kota Bekasi menghadirkan lingkungan belajar yang ramah, bebas dari perundungan, serta mampu menumbuhkan semangat belajar setiap peserta didik,” katanya.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, dan humanis, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?
3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan
AEZ Akhirnya Diborgol! Kasus Sambungan Air Rp4,5 Miliar Masuk Babak Baru
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:33 WIB

6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan

Berita Terbaru