Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri kegiatan di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (13/7/2026). Asep menegaskan akan memanggil Direktur RSUD untuk mengevaluasi pelayanan rumah sakit, pengelolaan BLUD, serta kondisi keuangan dan tagihan BPJS.

i

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri kegiatan di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (13/7/2026). Asep menegaskan akan memanggil Direktur RSUD untuk mengevaluasi pelayanan rumah sakit, pengelolaan BLUD, serta kondisi keuangan dan tagihan BPJS.

KABUPATEN BEKASI – Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan akan memanggil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk meminta penjelasan terkait berbagai persoalan yang dihadapi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut, termasuk pelayanan hingga kondisi keuangannya.

Pernyataan itu disampaikan Asep Surya Atmaja kepada awak media usai menghadiri kegiatan paripurna DPRD, pada Senin (13/7/2026).

Asep mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah mendengarkan secara langsung berbagai kendala yang dihadapi manajemen RSUD sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Baca Juga :  Jasa Marga Pulihkan Layanan Tol, 3 Gerbang Sudah Bisa Dilintasi Lagi

“Saya akan panggil dulu direkturnya. Pertama, saya ingin tahu apa keluhannya, apa kendalanya,” kata Asep.

Menurutnya, pengelolaan rumah sakit pemerintah tidak bisa disamakan dengan rumah sakit yang berorientasi pada keuntungan. Sebagai fasilitas kesehatan milik pemerintah, RSUD memiliki kewajiban memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi ekonomi pasien.

“RSUD itu, mohon maaf, jarang ada yang untung. Karena semua pasien harus kita terima. Mau sakit apa pun, masyarakat datang harus tetap dilayani,” ujarnya.

Baca Juga :  Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Asep menilai, kewajiban memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat membuat rumah sakit pemerintah menghadapi tantangan yang tidak ringan, terutama dari sisi pembiayaan operasional.

Karena itu, ia ingin mengetahui secara rinci kondisi keuangan rumah sakit, termasuk pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pembayaran klaim BPJS Kesehatan, hingga besarnya biaya operasional yang harus ditanggung RSUD.

“Nanti saya pertanyakan bagaimana pengelolaan BLUD-nya, bagaimana tagihan BPJS-nya, bagaimana pengeluarannya. Semua itu harus jelas,” tegasnya.

Baca Juga :  Bukan Sci-Fi, Ini Nyata! Robot Canggih Hadir di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur

Bupati Bekasi juga menegaskan bahwa direktur RSUD sebagai pimpinan rumah sakit harus bertanggung jawab terhadap pengelolaan maupun pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Ya tentu direktur harus bertanggung jawab. Orang yang memimpin rumah sakit tentu harus memberikan penjelasan,” katanya.

Pemanggilan tersebut, lanjut Asep, diharapkan menjadi langkah awal untuk memetakan persoalan yang dihadapi RSUD sehingga pemerintah daerah dapat menyiapkan solusi yang tepat tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi
Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami