Firefighter Skill Competition 2026 Disdamkar Kabupaten Bekasi Diserbu Peserta, Antusiasme Industri Melonjak

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster 3rd Kabupaten Bekasi Firefighter Skill Competition 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi. Kompetisi ketangkasan pemadam kebakaran antarperusahaan dan kawasan industri ini akan digelar pada 5 Agustus 2026 di Kawasan Deltamas, Cikarang Pusat, dengan kategori Hose Laying dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.

i

Poster 3rd Kabupaten Bekasi Firefighter Skill Competition 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi. Kompetisi ketangkasan pemadam kebakaran antarperusahaan dan kawasan industri ini akan digelar pada 5 Agustus 2026 di Kawasan Deltamas, Cikarang Pusat, dengan kategori Hose Laying dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.

KABUPATEN BEKASI – Antusiasme perusahaan dan kawasan industri mengikuti 3rd Kabupaten Bekasi Firefighter Skill Competition 2026 meningkat tajam. Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi mencatat jumlah peserta tahun ini melonjak dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Kompetisi ketangkasan pemadam kebakaran antarperusahaan dan kawasan industri se-Kabupaten Bekasi itu akan digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026, di Kawasan Deltamas, Cikarang Pusat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Kabupaten Bekasi dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, H. Adeng Hudaya, AP., M.Si., mengatakan pendaftaran peserta telah resmi ditutup dengan jumlah yang melampaui penyelenggaraan sebelumnya.

Baca Juga :  Kunker Wali Kota Bekasi Kecamatan Mustika Jaya dan Bantargebang

“Tahun ini jumlah pesertanya jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2024. Sementara pada 2025 kompetisi tidak dilaksanakan, sehingga antusiasme perusahaan dan kawasan industri sangat tinggi,” ujar Adeng, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, Firefighter Skill Competition tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana meningkatkan kompetensi petugas pemadam kebakaran di lingkungan industri sekaligus memperkuat koordinasi saat menghadapi kondisi darurat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan keterampilan dan ketangkasan petugas pemadam kebakaran, baik dari Disdamkar, kawasan industri maupun perusahaan yang memiliki unit pemadam. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam penanggulangan kebakaran,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Gelar Rakor Hukum Penanganan Perkara Sengketa Pemilu 2024

Pada tahun ini terdapat dua kategori yang diperlombakan, yakni Hose Laying dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kategori Hose Laying ditujukan bagi perusahaan maupun kawasan industri yang memiliki hydrant atau unit pemadam internal. Peserta akan diuji dari sisi kecepatan, ketepatan, hingga koordinasi tim dalam menangani simulasi kebakaran.

Sementara kategori K3 menguji pemahaman peserta terhadap penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri.

Disdamkar Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 21 tim telah mendaftar pada kategori Hose Laying dan 41 tim pada kategori K3. Jumlah tersebut menunjukkan meningkatnya kepedulian dunia industri terhadap kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Perpanjang Work From Home bagi ASN

Adeng berharap kompetisi ini mampu menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan kebakaran sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi, perusahaan, dan kawasan industri.

“Harapan kami, kompetisi ini tidak hanya melahirkan petugas yang semakin terampil, tetapi juga membangun budaya keselamatan kerja dan memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan industri yang aman serta siap menghadapi keadaan darurat,” tutupnya.

(adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi
Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami