Tri Adhianto: Pemkot Bekasi Fokus Evakuasi Longsor TPST Bantargebang

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 16:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Tri Adhianto bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi berbincang dengan petugas saat meninjau lokasi longsor di kawasan TPST Bantargebang, Senin (9/3/2026). Pemkot Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut membantu proses evakuasi dan pemantauan dampak lingkungan meski pengelolaan TPST berada di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

i

Tri Adhianto bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi berbincang dengan petugas saat meninjau lokasi longsor di kawasan TPST Bantargebang, Senin (9/3/2026). Pemkot Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut membantu proses evakuasi dan pemantauan dampak lingkungan meski pengelolaan TPST berada di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat merespons peristiwa longsor yang terjadi di kawasan TPST Bantargebang. Meski pengelolaan tempat pengolahan sampah tersebut berada di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemkot Bekasi tetap mengerahkan bantuan untuk penanganan di lapangan.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas diterjunkan untuk membantu proses evakuasi serta memantau kondisi di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Gelar Reses, Jiovano : 43 Titik Sudah Diperjuangkan dan Dibangun Untuk Warga

Tri Adhianto menyampaikan keprihatinannya atas insiden longsor tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasinya memang di Bekasi, tetapi pengelolaannya berada di bawah Pemprov DKI Jakarta. Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan berjalan cepat dan kondisi di lapangan tetap aman,” ujar Tri, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Jababeka Ajak 5 Desa Bersinergi Wujudkan Smart-Eco City Melalui Jababeka Eco Award

Menurutnya, Pemkot Bekasi tidak hanya membantu proses evakuasi, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap kemungkinan dampak lanjutan dari longsor tersebut.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi tumpahan sampah yang dikhawatirkan mengarah ke aliran Kali Asem maupun ke permukiman warga di sekitar Bantargebang.

Petugas di lapangan pun disiagakan untuk memonitor kondisi lingkungan serta aliran air di sekitar TPST guna mencegah dampak yang lebih luas.

Baca Juga :  Maxim Bersama Fakultas Keperawatan UI Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Mitra Driver Depok

Tri menambahkan, Pemkot Bekasi terus berkoordinasi dengan pihak pengelola TPST Bantargebang dari Pemprov DKI Jakarta agar proses penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kami ingin memastikan kondisi tetap aman bagi pekerja maupun masyarakat sekitar. Koordinasi dengan pihak pengelola terus dilakukan agar penanganan berjalan optimal,” katanya.(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Asep Surya Atmaja Minta Direksi Tirta Bhagasasi Fokus Tingkatkan Kinerja
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB