KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak Sahabat MUI dan seluruh elemen masyarakat bersinergi menghadapi berbagai persoalan sosial di Kota Bekasi. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Sahabat MUI di Asrama Haji Kota Bekasi, Rabu (15/7/2026).
Dalam sambutannya, Tri menyoroti maraknya praktik judi online, khususnya di Bekasi Utara, serta persoalan LGBT yang menurut data pemerintah daerah mencapai sekitar 6.000 orang di Bekasi Selatan. Ia menegaskan penanganan persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat melalui pendekatan pembinaan serta edukasi.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. Sahabat MUI memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat,” ujar Tri.
Selain isu sosial, Tri juga menyoroti sektor pendidikan. Menurutnya, keterbatasan ruang belajar masih membuat satu kelas diisi sekitar 40 siswa. Ia mendorong sinergi antara sekolah negeri dan swasta agar kualitas pendidikan semakin merata.
Pemkot Bekasi juga terus mengembangkan program Sekolah Lansia dan merencanakan pembangunan 12 sekolah khusus disabilitas guna memperluas akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh warga.
(*)











