Wali Kota Bekasi Dukung Pendataan BPS

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi memantau langsung proses pendataan ekonomi yang dilakukan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi di kediamannya, Jumat (10/7/2026). Pemerintah Kota Bekasi mengajak masyarakat mendukung pendataan dengan memberikan informasi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. (Foto: Humas Pemkot Bekasi)

i

Wali Kota Bekasi memantau langsung proses pendataan ekonomi yang dilakukan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi di kediamannya, Jumat (10/7/2026). Pemerintah Kota Bekasi mengajak masyarakat mendukung pendataan dengan memberikan informasi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. (Foto: Humas Pemkot Bekasi)

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi mengajak seluruh masyarakat berperan aktif mendukung pendataan ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi. Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat Wali Kota Bekasi menerima kunjungan Kepala BPS Kota Bekasi, Robert Rony S, beserta jajaran petugas yang melakukan pendataan ekonomi pada Jumat (10/7/2026).

Baca Juga :  Ini Dia, Komentar Bamunas Terkait Angkutan Online....Cirebon

Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta warga tidak ragu menerima kedatangan petugas BPS dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk menerima dengan baik kehadiran petugas BPS dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi di lapangan. Data yang akurat akan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Informasi yang diberikan masyarakat hanya digunakan untuk kepentingan statistik resmi negara dan tidak dimanfaatkan untuk perpajakan, penegakan hukum, maupun kepentingan lain di luar fungsi statistik.

Baca Juga :  Plt Bupati Bekasi Cek Harga Bapokting di Pasar Tambun, Cabai Tembus Rp100 Ribu per Kg

Proses pendataan di lapangan juga melibatkan Ketua RT dan Ketua RW setempat. Kehadiran aparatur wilayah tersebut bertujuan mempermudah identifikasi lokasi, membantu petugas menjangkau responden, sekaligus memastikan survei berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana, Wakil Walikota Bekasi Ajak Aparatur Zero Complain Program 100 Hari Kerja

Pemerintah Kota Bekasi berharap kolaborasi antara BPS, aparatur wilayah, dan masyarakat dapat menghasilkan data statistik yang berkualitas. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai program pembangunan, memetakan kondisi ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga melalui kebijakan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi
Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami