Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Keterangan foto: Suasana pelayanan di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi. Bapenda mencatat realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp2,22 triliun hingga 21 Agustus 2026.

i

Keterangan foto: Suasana pelayanan di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi. Bapenda mencatat realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp2,22 triliun hingga 21 Agustus 2026.

KABUPATEN BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi mencatat realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp2.226.833.364.044 hingga Jumat (21/8/2026) pukul 08.00 WIB. Capaian tersebut setara sekitar 58 persen dari target pajak daerah tahun 2026 sebesar Rp3,813 triliun.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan mengatakan target realisasi hingga akhir triwulan III ditetapkan sebesar 75 persen dari target tahunan.

Sementara khusus Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), target hingga akhir September dipatok 65 persen karena bergantung pada transaksi jual beli tanah dan bangunan.
“Per hari ini realisasi sudah sekitar 58 persen. Kami optimistis target triwulan III dapat tercapai,” kata Iwan Ridwan, Jumat (21/8/2026).

Dari seluruh jenis pajak, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi penyumbang terbesar dengan capaian sekitar 70 persen dari target. PBJT meliputi pajak makanan dan minuman, tenaga listrik, perhotelan, parkir, hingga jasa kesenian dan hiburan.

Menurut Iwan, Bapenda juga memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan konser dan kegiatan hiburan. Petugas diterjunkan untuk memantau jumlah tiket yang terjual sebagai dasar perhitungan pajak.

Reklame Berpotensi Kehilangan Pendapatan
Di tengah tren positif penerimaan pajak, sektor reklame menghadapi tantangan. Hingga akhir Juli, lebih dari 600 wajib pajak reklame tercatat tidak memperpanjang izin, sehingga memunculkan potensi kehilangan pendapatan lebih dari Rp5 miliar.

Baca Juga :  Green SM Raih Best EV Carpooling App di Sensor Tower APAC Awards 2025

Selain itu, Surat Edaran Gubernur Jawa Barat yang melarang pemasangan reklame di ruas Jalan Cikarang-Cibarusah yang menjadi kewenangan provinsi diperkirakan turut mengurangi potensi penerimaan.

“Potensi kehilangan dari kebijakan itu masih kami hitung, baik untuk plang, baliho maupun billboard,” ujarnya.

Bapenda berencana menggeser sebagian target penerimaan reklame ke sektor PBJT dalam Anggaran Perubahan agar target pendapatan tetap terjaga.

PBB dan Air Tanah Tunjukkan Tren Positif

Untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2), realisasi telah mencapai Rp569,6 miliar dari target Rp902,87 miliar.

Baca Juga :  Tri Adhianto: Bermimpi Kali Taman Suplesi Jadi Destinasi Air Romantis di Venezia Italia

Program pembebasan denda tunggakan PBB yang diberlakukan sejak 15 Agustus 2026 telah menghasilkan penerimaan sekitar Rp8 miliar.

Sementara itu, penerimaan Pajak Air Tanah telah mencapai sekitar 64 persen dari target Rp14,51 miliar. Bapenda optimistis capaian sektor tersebut dapat melampaui target hingga akhir tahun.
Adapun realisasi BPHTB hingga 21 Agustus 2026 tercatat sekitar Rp918,7 miliar dari target Rp1,274 triliun.

Iwan menegaskan Bapenda akan terus melakukan penertiban objek pajak, termasuk reklame, air tanah, dan PBJT di sejumlah kawasan, guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan menjaga capaian penerimaan daerah.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa
Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah
Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta
APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa

Berita Terbaru