Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terus mendorong kawasan tanpa rokok di ruang publik. Sebanyak 83,10 persen pemuda Kota Bekasi tercatat tidak merokok, menjadi yang tertinggi di Jawa Barat.

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terus mendorong kawasan tanpa rokok di ruang publik. Sebanyak 83,10 persen pemuda Kota Bekasi tercatat tidak merokok, menjadi yang tertinggi di Jawa Barat.

KOTA BEKASI – Kota Bekasi mencatat angka cukup tinggi dalam persentase pemuda yang tidak merokok. Berdasarkan Profil Pemuda 2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 83,10 persen pemuda di Kota Bekasi tercatat tidak merokok.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Jawa Barat. Bekasi berada di atas Kota Depok dengan 78,85 persen dan Kota Cirebon sebesar 78,09 persen.

Pemerintah Kota Bekasi menyambut positif capaian tersebut. Namun, Pemerintah Kota Bekasi menilai angka tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti, melainkan momentum memperkuat lingkungan yang dapat mendorong generasi muda menjalani pola hidup sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, mempertahankan angka tersebut menjadi tantangan berikutnya. Ia tidak ingin pemuda yang saat ini tidak merokok justru mulai merokok akibat pengaruh lingkungan.

Baca Juga :  Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

“Angka 83,10 persen ini tentu menggembirakan, tetapi bagi kami yang lebih penting adalah bagaimana angka ini bisa kita pertahankan bahkan ditingkatkan. Jangan sampai anak muda yang hari ini memilih tidak merokok justru mulai merokok karena pengaruh lingkungan,” ujar Tri.

Menurut Tri, upaya mencegah kebiasaan merokok di kalangan generasi muda tidak cukup hanya melalui larangan. Pemerintah juga perlu menyediakan lingkungan dan ruang aktivitas yang mendukung kegiatan positif.

Karena itu, Pemkot Bekasi terus mendorong pembangunan taman, ruang terbuka, fasilitas olahraga, hingga pengembangan Sport City sebagai ruang aktivitas masyarakat.

“Anak muda harus punya tempat untuk berkumpul, berolahraga dan berkegiatan secara positif,” katanya.

Perkuat Kawasan Tanpa Rokok
Selain memperbanyak ruang aktivitas, Pemkot Bekasi juga memperkuat penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), khususnya di lokasi yang banyak berinteraksi dengan anak-anak dan remaja.

Baca Juga :  Dealer Ke-50 Hadir di Cikarang, Chery Perluas Sayap Hadapi Persaingan SUV Nasional

Tri mengatakan sekolah dan fasilitas publik menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapat pengawasan agar tetap nyaman dan bebas dari paparan asap rokok.

“Kami ingin ruang publik di Kota Bekasi semakin nyaman untuk semua, terutama anak-anak. Karena itu sekolah dan fasilitas publik terus kami perkuat pengawasannya sebagai kawasan tanpa rokok,” ujar Tri.

Ia juga menilai edukasi mengenai bahaya rokok harus mengikuti perkembangan gaya hidup anak muda. Edukasi tidak hanya menyasar rokok konvensional, tetapi juga penggunaan rokok elektronik atau vape.

“Edukasi tentang bahaya merokok tidak boleh berhenti pada rokok konvensional, tetapi juga menyentuh penggunaan rokok elektronik atau vape yang semakin dekat dengan anak muda,” katanya.

Baca Juga :  Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Dorong Peran Keluarga dan Lingkungan
Tri menegaskan, menjaga generasi muda agar tetap jauh dari rokok membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat.

“Pemerintah bisa membuat aturan dan menyediakan fasilitas, tetapi kesadaran masyarakat juga diperlukan. Karena itu mari kita jaga bersama agar pilihan hidup sehat semakin mudah bagi anak-anak dan generasi muda kita,” ungkapnya.

Pemkot Bekasi berharap capaian 83,10 persen tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menciptakan ruang publik yang semakin ramah bagi anak dan generasi muda.

“Harapannya tentu adalah anak-anak dan generasi muda Kota Bekasi tumbuh di lingkungan yang semakin sehat dan semakin jauh dari asap rokok,” pungkas Tri.

(azs/adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terbaru

ilustrasi

Pilkades

Pilkades Bekasi Memanas! 26 Aduan Masuk, Sukaresmi Disorot

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:09 WIB

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB