Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) berdiskusi dengan jajaran Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah usai mengikuti Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan, Tanah, dan Tata Ruang di Cimahi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Tri Adhianto menandatangani komitmen bersama KPK dan ATR/BPN untuk memperkuat tata kelola pertanahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Foto: Humas Pemkot Bekasi.

i

Ket. Foto: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) berdiskusi dengan jajaran Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah usai mengikuti Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan, Tanah, dan Tata Ruang di Cimahi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Tri Adhianto menandatangani komitmen bersama KPK dan ATR/BPN untuk memperkuat tata kelola pertanahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Foto: Humas Pemkot Bekasi.

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menandatangani komitmen bersama pencegahan korupsi dan optimalisasi pemanfaatan lahan, tanah, serta tata ruang bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Penandatanganan dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan, Tanah, dan Tata Ruang dalam Mendorong Perekonomian Wilayah Jawa Barat yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Jawa Barat di Cimahi, Selasa (4/8/2026).

Komitmen tersebut juga ditandatangani oleh 27 kepala daerah di Jawa Barat dan disaksikan langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Baca Juga :  Ridwan Kamil, Jabar Haru Terus Bahagia

Kesepakatan ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pertanahan dan tata ruang, termasuk pembaruan serta validasi data yang lebih akurat, transparan, dan terintegrasi.

Selain penandatanganan komitmen, seluruh pemerintah daerah juga sepakat mengimplementasikan sembilan program prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, ATR/BPN, dan KPK dalam menciptakan tata kelola pertanahan yang berintegritas.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, komitmen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret membangun pemerintahan yang bersih dan memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan lahan serta tata ruang.

Baca Juga :  Pj Bupati : Banjir Yang Terjadi di Wilayah Kabupaten Bekasi Kian Surut

“Pencegahan korupsi harus dimulai dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Penataan administrasi pertanahan serta tata ruang yang baik akan memberikan kepastian hukum, meminimalisasi potensi penyimpangan, sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dedi.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan Pemerintah Kota Bekasi siap mendukung upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui kolaborasi dengan KPK dan ATR/BPN.

Menurutnya, keterbukaan data, pengawasan yang kuat, dan sinergi antarinstansi menjadi kunci menciptakan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

“Kolaborasi antarpemerintah daerah, Kementerian ATR/BPN, dan KPK merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola yang bersih. Dengan keterbukaan data, pengawasan yang kuat, dan komitmen bersama, kami optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Tri.

Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Jawa Barat.

(azs/adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Berita Terbaru

Komeng memberikan tanggapan kepada awak media terkait program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Komeng menyampaikan pandangannya dengan gaya khasnya saat ditemui sejumlah wartawan. Foto: Tangkapan layar YouTube Bisnis.com.

Jakarta

Komeng Bilang Program Prabowo Bagus, Lalu Nyeletuk Begini

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:09 WIB

Kerjasama Hubungi Kami