Saham Bank Mandiri Melemah 0,95 Persen, Polda Klarifikasi Rekening Warga Pati

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Keterangan foto: Gedung Kantor Pusat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di kawasan Jakarta. Saham BMRI tercatat melemah 0,95 persen pada perdagangan Senin (24/8/2026) di tengah sorotan publik terkait penanganan rekening warga Pati.

i

Keterangan foto: Gedung Kantor Pusat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di kawasan Jakarta. Saham BMRI tercatat melemah 0,95 persen pada perdagangan Senin (24/8/2026) di tengah sorotan publik terkait penanganan rekening warga Pati.

JAKARTA – Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali melemah pada sesi II perdagangan Bursa Efek Indonesia, Senin (24/8/2026). Harga saham BMRI ditutup di level Rp4.180 per saham, turun 40 poin atau 0,95 persen dibanding sesi sebelumnya.

Pelemahan tersebut memperpanjang tren penurunan saham Bank Mandiri sejak awal perdagangan. Pada sesi I, BMRI telah terkoreksi 0,71 persen ke level Rp4.190 per saham, sementara pada penutupan Jumat (21/8/2026) saham masih berada di posisi Rp4.220 per saham.

Baca Juga :  Desi Arryani Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Periode 2018-2023

Pergerakan saham BMRI terjadi di tengah sorotan publik terkait penanganan rekening milik Supriyono, warga Pati, Jawa Tengah, yang digunakan sebagai rekening penampungan dana donasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Mandiri sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penanganan rekening tersebut. Perseroan menjelaskan bahwa tindakan terhadap rekening dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah mengikuti prosedur yang berlaku.

“Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Tindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis Bank Mandiri dalam keterangannya.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait permintaan penyidik terhadap rekening tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa penyidik tidak meminta pemblokiran rekening, melainkan penundaan transaksi.

“Kami luruskan, surat yang diajukan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya adalah tentang penundaan transaksi,” kata Budi di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, penundaan transaksi dilakukan untuk kepentingan penyelidikan terhadap aliran dana yang masuk ke rekening tersebut.

Baca Juga :  Ade Armando Babak Belur di Hajar Massa

(*)

Sumber Berita: Beritasatu

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bus rombongan AMPB dilempar batu di tol, aksi 27 Agustus ke DPR RI tetap jalan
AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND
GIFA-METEC 2026 Perkuat Hilirisasi Industri Logam Indonesia
78 Tahun Berdiri, OT Group Punya Tradisi Unik Setiap 17 Agustus
Robot AI hingga Kendaraan Medis Jadi Sorotan EDRR 2026 di Jakarta
Komeng Bilang Program Prabowo Bagus, Lalu Nyeletuk Begini
Prabowo Ungkap 750 BUMN Bakal Ditutup, Target Hemat Rp70 Triliun
Prabowo Soroti Dunia Penuh Konflik, Indonesia Diminta Bersyukur

Komentar

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Saham Bank Mandiri Melemah 0,95 Persen, Polda Klarifikasi Rekening Warga Pati

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bus rombongan AMPB dilempar batu di tol, aksi 27 Agustus ke DPR RI tetap jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:29 WIB

AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:45 WIB

GIFA-METEC 2026 Perkuat Hilirisasi Industri Logam Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:53 WIB

78 Tahun Berdiri, OT Group Punya Tradisi Unik Setiap 17 Agustus

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami