Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Cirebon – Suara gemuruh mengoyak keheningan malam di kawasan tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5/2025). Tiga kali longsor susulan mengguncang lokasi bencana, menciptakan kepanikan dan ketegangan di tengah tim SAR yang tengah bersiap melanjutkan pencarian korban.

Situasi mencekam kembali menyelimuti area yang sebelumnya telah menelan sedikitnya 14 korban jiwa. Delapan orang masih dinyatakan hilang, diduga tertimbun di balik tumpukan material longsor yang kini semakin labil.

Baca Juga :  Polda Jabar Tangkap Ketua JAD dan Almanar Kota Cirebon

Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf. M. Yusron, mengungkapkan bahwa longsor susulan terjadi dalam hitungan menit. Beruntung, proses pencarian telah dihentikan sejak pukul 19.30 WIB sehingga tak ada korban dalam insiden terbaru tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah tarik alat berat dan evakuasi personel sejak sore. Jadi saat longsor susulan terjadi, semua tim sudah di luar zona bahaya,” tegas Yusron, Sabtu (31/5/2025), dikutip dari detikcom.

Menurutnya, pergerakan tanah akibat kondisi alam yang tak stabil menjadi pemicu utama. Kini, tim gabungan fokus pada mitigasi dan asesmen sebelum operasi pencarian dilanjutkan.

“Drone Basarnas sudah disiapkan untuk pantauan udara. Titik-titik rawan longsor harus dipetakan ulang demi keselamatan seluruh petugas,” tambahnya.

Tragedi longsor yang terjadi sebelumnya telah menggores luka mendalam: 14 tewas, 4 luka-luka, dan 8 orang masih hilang. Keluarga korban masih bertahan di posko, berharap keajaiban datang dari tim penyelamat.

Baca Juga :  Harga Bawang Merah dan Putih di Kota Cirebon Mengalami Kenaikan

Tim SAR dijadwalkan melanjutkan pencarian Sabtu pagi (31/5/2025), namun hanya jika kondisi dinyatakan benar-benar aman.

“Keselamatan tim adalah harga mati. Kami tak akan ambil risiko,” tutup Yusron. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru