Dugaan Pelecehan di RS Pertamina Cirebon, Manajemen Serahkan Kasus ke Proses Hukum

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

Cirebon – Menanggapi pemberitaan publik mengenai kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang mantan perawat berinisial DS (31), Rumah Sakit Pertamina Cirebon menyatakan komitmennya untuk menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam mengungkap kebenaran.

Direktur RS Pertamina Cirebon, Hendry Suryono, menegaskan bahwa rumah sakit telah dan akan terus bekerja sama secara proaktif dengan kepolisian guna memastikan proses hukum berjalan transparan dan adil.

“Kami menghormati kewenangan aparat kepolisian dan akan mendukung penuh proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. RS Pertamina Cirebon berkomitmen untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi semua pihak,” ujar Hendry dalam pernyataan tertulis.

Hendry juga menyampaikan bahwa perawat yang menjadi terduga pelaku sudah tidak lagi bekerja di RS Pertamina Cirebon terhitung sejak 30 April 2025.

Baca Juga :  Tinjau Banjir, Bupati Bekasi Ade Kuswara Tekankan Seluruh OPD MendataTerhadap RTH

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan, RS Pertamina Cirebon juga menyatakan siap memberikan dukungan kepada korban dan keluarganya, termasuk layanan pendampingan psikologis dan bantuan hukum, dengan tetap menjaga kerahasiaan dan privasi mereka.

“Kami pastikan korban dan keluarganya mendapat dukungan yang dibutuhkan dalam masa pemulihan, sesuai dengan prinsip perlindungan terhadap korban,” imbuh Hendry.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Hingga kini, 11 orang saksi telah diperiksa, termasuk pihak korban dan sejumlah staf rumah sakit. Polisi juga tengah menelusuri rekaman CCTV sebagai bagian dari penguatan bukti.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar kasus ini bisa segera dituntaskan. Komitmen kami adalah bekerja secara profesional dan transparan,” tegas Eko.

Diketahui, dugaan pelecehan tersebut terjadi pada 21 Desember 2024, namun baru dilaporkan pada 5 Mei 2025. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan lembaga terkait, termasuk KPAID dan psikolog, guna memastikan pemulihan korban berjalan maksimal.

Baca Juga :  Anen Cerdik Parwoto Tawarkan Solusi Nyata Lewat Program Kesehatan

RS Pertamina Cirebon dan jajaran aparat penegak hukum kembali mengingatkan pentingnya menjaga asas praduga tak bersalah selama proses penyelidikan berlangsung, demi menciptakan keadilan yang seimbang dan beradab. (*)

Baca Juga :  Tank 500 Diesel Meluncur! SUV Mewah GWM Siap Kuasai Jalan Indonesia
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar
Pemkab Bekasi Siapkan Pesta Rakyat HUT RI 2026, Puncaknya Digelar 21 Agustus
DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Bahas Kisruh Internal
DPRD Kabupaten Bekasi Lantik dr. Ferry Sirait dan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar

Berita Terbaru

Ket. Isuzu GIGA FVR Road Sweeper hasil kolaborasi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dan YMG Tech Mobility dipamerkan di ajang GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Kendaraan berbasis aplikasi khusus ini dirancang untuk mendukung layanan kebersihan jalan di kawasan perkotaan, industri, dan area komersial dengan performa tinggi serta efisiensi operasional. Dok. Isuzu Astra Motor Indonesia.

Otomotif

Isuzu Hadirkan Truk Penyapu Jalan Pintar

Rabu, 5 Agu 2026 - 06:43 WIB