Bekasi – Suasana reses Anggota DPRD Kabupaten Bekasi di Dapil II mendadak “panas”. Warga Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat tak lagi basa-basi, mereka langsung melontarkan keluhan tajam soal kondisi di lapangan.
Mulai dari jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, drainase buruk penyebab banjir, hingga sulitnya warga lokal mendapatkan pekerjaan di tengah gempuran kawasan industri.
“Warga tidak lagi butuh janji. Kami maunya bukti nyata!” tegas salah satu perwakilan warga dalam forum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, yang hadir langsung dalam reses itu menyatakan seluruh aspirasi warga akan dibawa ke meja pembahasan DPRD, khususnya dalam penganggaran dan kebijakan.
“Ini bukan sekadar serap aspirasi. Ini soal memastikan semua keluhan warga benar-benar diperjuangkan,” ujar Jiovanno.
Sorotan juga datang dari Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin. Ia menegaskan, desa menjadi pihak paling depan menerima dampak dari berbagai persoalan yang dikeluhkan warga.
“Kami yang pertama kena dampaknya. Jadi kami minta ini tidak berhenti di reses saja, harus ada tindak lanjut nyata,” katanya.
Bahrudin juga mengingatkan pentingnya sinergi antara desa, DPRD, dan pemerintah daerah agar masalah yang sama tidak terus berulang setiap tahun.
“Kalau tidak serius ditangani, aspirasi ini hanya akan jadi rutinitas tanpa solusi,” tutupnya. (*)
Ok









