ASN Diminta Bijak Bermedsos, Kadiskominfosantik Bekasi Ingatkan: “Sekarang Jempolmu Harimaumu!”

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, memberikan amanat saat apel pagi ASN di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (20/10/2025). Ia mengingatkan pentingnya keamanan digital dan etika bermedia sosial bagi ASN. (Foto: Diskominfosantik Kabupaten Bekasi)

i

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, memberikan amanat saat apel pagi ASN di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (20/10/2025). Ia mengingatkan pentingnya keamanan digital dan etika bermedia sosial bagi ASN. (Foto: Diskominfosantik Kabupaten Bekasi)

Bekasi – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta memperkuat keamanan digital di era serba daring seperti sekarang ini.

Pesan itu disampaikan Yan Yan saat menjadi pembina apel pagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang digelar di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (20/10/2025).

“Sekarang peribahasa sudah bergeser. Kalau dulu mulutmu harimaumu, sekarang jempolmu harimaumu,” kata Yan Yan di hadapan peserta apel. “Sebagai ASN, kita punya tanggung jawab moral dan sosial. Maka mari sama-sama bijak dalam bermedia sosial.”

Menurut Yan Yan, media sosial memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan opini publik. Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga etika, kehati-hatian, dan tanggung jawab dalam setiap unggahan maupun komentar di dunia maya.

Baca Juga :  Pengguna Jalan Diimbau Agar Berhati-Hati, Ada Pekerjaan Erection Steel Box Girder Di Km 155+600 Akses Keluar Gerbang Tol Cileunyi

Waspada Kebocoran Data

Selain soal etika, Yan Yan juga menyoroti pentingnya keamanan data pribadi. Ia mengungkapkan, banyak kasus kebocoran data bukan karena sistem diretas, melainkan akibat kelalaian pengguna itu sendiri.

“Masih banyak ASN yang akun Bisma-nya pakai password default, bahkan tanggal lahir. Itu rawan sekali. Jangan gunakan password yang sama untuk semua akun digital,” ujarnya.

Ia mencontohkan, penggunaan satu kata sandi di berbagai layanan — mulai dari belanja online, perbankan digital, hingga akun email — bisa memicu risiko besar jika salah satunya diretas.

Baca Juga :  Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Serentak, Hadirkan Promo Mobil dan Hadiah Ayla Modifikasi

“Begitu satu akun bocor, semuanya bisa ikut kebobolan,” tegas Yan Yan.

Data Pribadi di Paket Online Juga Rawan

Yan Yan juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap data pribadi yang tercantum di paket belanja online.

“Kalau terima paket dari toko orange, hijau, atau merah, jangan langsung buang bungkusnya. Di sana ada nama, alamat, dan nomor HP. Itu data pribadi. Sebelum dibuang, sobek atau hapus dulu bagian identitasnya,” pesannya.

Modus Penipuan Digital

Lebih lanjut, Yan Yan menyoroti maraknya modus penipuan digital yang mengatasnamakan instansi pemerintah seperti Disdukcapil atau Kominfo. Modusnya, pelaku meminta korban melakukan “digitalisasi KTP” melalui panggilan atau pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Wagub Jabar Temui Warga Bekasi Terdampak Pembangunan SPAM Jatiluhur I

“Padahal mereka mengarahkan untuk berbagi layar. Begitu layar HP terbuka, semua data bisa direkam — termasuk akun M-banking,” jelasnya.

Ia juga menerima laporan adanya pesan palsu yang mengatasnamakan Kominfo, berisi tautan yang meminta pengguna mengakses situs tertentu.

“Kalau dapat pesan seperti itu, jangan langsung percaya. Lebih baik konfirmasi dulu ke petugas di kecamatan atau dinas terkait,” tegasnya.

Ajak ASN Jadi Teladan

Di akhir amanatnya, Yan Yan mengajak ASN untuk menjadi teladan dalam keamanan digital dan bermedia sosial yang sehat.

“Jaga disiplin, kreatif, profesional, dan jadilah contoh bagi masyarakat. Bijak bermedsos bukan hanya soal etika, tapi juga soal keamanan kita bersama,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Transformasi Besar Bekasi! Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Extension Terintegrasi TOD Modern
Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52 WIB

Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami