Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, menyerap aspirasi warga saat kegiatan reses di RW 006A, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga mengusulkan pembangunan puskesmas, penanganan banjir, serta penambahan penerangan jalan umum (PJU) sebagai kebutuhan prioritas di wilayah mereka.

i

Anggota DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, menyerap aspirasi warga saat kegiatan reses di RW 006A, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga mengusulkan pembangunan puskesmas, penanganan banjir, serta penambahan penerangan jalan umum (PJU) sebagai kebutuhan prioritas di wilayah mereka.

KOTA BEKASI – Kebutuhan akan fasilitas kesehatan menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat. Dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, masyarakat meminta agar wilayah mereka segera memiliki puskesmas sendiri karena selama ini masih harus mengakses layanan kesehatan ke wilayah Bekasi Selatan.

Menurut Gilang, keberadaan puskesmas di Jakasampurna sudah menjadi kebutuhan mendesak. Jarak layanan kesehatan yang cukup jauh dinilai menyulitkan masyarakat, terutama lansia, ibu hamil, dan warga yang membutuhkan penanganan cepat.

“Kami terus mendorong agar Jakasampurna memiliki puskesmas sendiri. Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diprioritaskan,” ujar Gilang usai menggelar reses di RW 006A, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga :  Tumai: Rakercab DPC PDIP Bahas Pergantian Ketua

Ia menjelaskan, proses pembangunan akan diawali dengan penyediaan lahan. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan aset milik Perum Jasa Tirta (PJT) di sekitar kantor Kelurahan Jakasampurna melalui mekanisme yang sesuai aturan.

Gilang menargetkan proses penyediaan lahan dapat rampung pada 2026 sehingga pembangunan fisik puskesmas bisa direalisasikan pada 2027 setelah seluruh kajian teknis dari Dinas Kesehatan selesai.

Baca Juga :  Masih Nol Rupiah! Apa Rahasia di Balik Bus Trans Wibawa Mukti?

Selain pelayanan kesehatan, warga juga menyampaikan persoalan banjir yang masih menghantui sejumlah kawasan permukiman. Luapan Kali Beringin serta pendangkalan saluran air disebut menjadi penyebab banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.

Menanggapi hal itu, Gilang memastikan akan mendorong Pemerintah Kota Bekasi melakukan normalisasi sungai, pengerukan sedimen, hingga peningkatan kapasitas kolam retensi sebagai upaya mengurangi risiko banjir.

Persoalan lain yang mencuat dalam reses adalah minimnya penerangan jalan umum (PJU). Warga berharap penambahan lampu jalan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam hari.

Baca Juga :  Panitia BPD Desa Muktiwari Tetapkan Tata Tertib Pemungutan Suara

Gilang mengungkapkan telah mengusulkan sekitar 100 titik PJU di wilayah Bekasi Barat berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Semua aspirasi ini akan kami kawal. Mulai dari pembangunan puskesmas, penanganan banjir hingga penambahan lampu jalan menjadi kebutuhan yang harus diperjuangkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia berharap seluruh usulan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap sehingga kualitas pelayanan publik di Jakasampurna semakin baik dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?
3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan
AEZ Akhirnya Diborgol! Kasus Sambungan Air Rp4,5 Miliar Masuk Babak Baru
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:33 WIB

6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan

Berita Terbaru