Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di pintu masuk SMP Negeri 2 Tambelang, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026). Sejumlah wali murid menyoroti kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai masih memerlukan perhatian, di antaranya halaman sekolah yang masih berupa tanah serta sebagian pagar yang disebut belum memadai.

i

Suasana di pintu masuk SMP Negeri 2 Tambelang, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026). Sejumlah wali murid menyoroti kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai masih memerlukan perhatian, di antaranya halaman sekolah yang masih berupa tanah serta sebagian pagar yang disebut belum memadai.

KABUPATEN BEKASI – Kondisi sarana dan prasarana di SMP Negeri 2 Tambelang, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan dari wali murid. Di tengah status Kabupaten Bekasi sebagai daerah dengan kapasitas fiskal sangat tinggi, sejumlah fasilitas dasar sekolah tersebut dinilai masih jauh dari kata layak.

Salah seorang wali murid, Lutpi, mengaku prihatin melihat kondisi sekolah tempat anaknya menimba ilmu. Menurutnya, halaman sekolah masih berupa tanah dengan posisi lebih rendah dibandingkan lingkungan sekitar sehingga berpotensi menimbulkan genangan saat musim hujan. Selain itu, sebagian pagar sekolah tampak miring, sementara pada sisi lainnya belum terpasang pagar sama sekali.

“Kondisi sekolah anak saya sangat memprihatinkan. Halamannya masih tanah dan lebih rendah dari area sekitar. Pagar juga ada yang miring dan ada yang belum terpasang. Saya khawatir kondisi ini berdampak terhadap keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar,” ujar Lutpi.

Baca Juga :  Serahkan SK Untuk 227 CPNS, Plt. Wali Kota Tegaskan Berikan Pelayanan Terbaik

Ia mempertanyakan mengapa persoalan infrastruktur dasar sekolah hingga kini belum mendapat penanganan serius, padahal Kabupaten Bekasi memiliki kemampuan keuangan daerah yang tergolong sangat tinggi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 127 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PMK Nomor 65 Tahun 2024 mengenai Peta Kapasitas Fiskal Daerah, Kabupaten Bekasi masuk kategori kapasitas fiskal sangat tinggi dengan rasio 1,659.

Menurut Lutpi, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah agar anggaran pendidikan tidak hanya berhenti pada program administratif, tetapi juga menyentuh kebutuhan riil di sekolah.

Baca Juga :  BKPSDM Kabupaten Bekasi Pastikan Kesiapan Penuh untuk Pelantikan 9.051 PPPK

“Dengan kemampuan fiskal yang dimiliki Kabupaten Bekasi, saya berharap pembangunan sarana pendidikan menjadi prioritas. Jangan sampai siswa belajar di lingkungan yang belum sepenuhnya aman dan nyaman,” katanya.

Lutpi mengungkapkan, dirinya telah meminta penjelasan kepada pihak sekolah. Dari informasi yang diterimanya, pihak sekolah mengaku sudah beberapa kali mengajukan usulan pembangunan maupun perbaikan fasilitas kepada instansi terkait. Namun hingga kini, usulan tersebut belum juga terealisasi.

“Saya mendapat penjelasan bahwa sekolah sudah berkali-kali mengusulkan berbagai kebutuhan sesuai kondisi di lapangan. Tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ungkapnya.

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala SMP Negeri 2 Tambelang, Huldi, membenarkan bahwa pihak sekolah telah mengajukan usulan perbaikan fasilitas.

Baca Juga :  Geram, Ahmad Murodi Pertanyakan Perizinan Mall Pakuwon Bekasi !

“Apa yang diharapkan wali murid juga menjadi harapan kami. Kami sudah mengusulkan, adapun realisasinya kami masih menunggu,” kata Huldi singkat.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Di saat pemerintah daerah memiliki kapasitas fiskal yang kuat, sejumlah sekolah negeri masih menghadapi persoalan fasilitas dasar yang belum tertangani.

Wali murid berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dinas Pendidikan, serta DPRD Kabupaten Bekasi segera melakukan evaluasi terhadap skala prioritas pembangunan sekolah dan mempercepat realisasi usulan yang telah diajukan.

Menurut mereka, penyediaan sarana pendidikan yang layak bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kualitas.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK
Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan
Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan
Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi
Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU
Bocah 4 Tahun di Bekasi Kritis Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:29 WIB

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:42 WIB

Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:51 WIB

Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami