Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengevaluasi proyek IPAL dengan memanggil DCKTR dan DLH untuk memastikan kesesuaian spesifikasi serta kesiapan operasional fasilitas tersebut.

i

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengevaluasi proyek IPAL dengan memanggil DCKTR dan DLH untuk memastikan kesesuaian spesifikasi serta kesiapan operasional fasilitas tersebut.

KABUPATEN BEKASI – Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menjadi sorotan publik akhirnya mendapat perhatian langsung dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja. Ia memastikan akan mengevaluasi pembangunan IPAL dengan memanggil Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna memastikan proyek tersebut benar-benar layak dioperasikan dan sesuai spesifikasi.

Langkah ini dilakukan menyusul berbagai perhatian terhadap keberadaan fasilitas IPAL yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Soal IPAL ini masih saya diskusikan. Saya akan panggil dulu Dinas Cipta Karya karena mereka yang menangani pembangunannya,” ujar Asep kepada awak media, Senin (13/7/2026).

Menurut Asep, evaluasi akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah ingin memastikan apakah pembangunan fisik telah selesai sesuai spesifikasi teknis sebelum menentukan langkah berikutnya.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan pembangunan IPAL telah memenuhi standar yang ditetapkan, maka proses selanjutnya akan menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan fasilitas tersebut siap difungsikan.

“Kalau pembangunannya sudah selesai dan sesuai spesifikasi, tinggal Dinas Lingkungan Hidup yang kita tanya apakah sudah siap dioperasikan atau belum,” katanya.

Baca Juga :  Laga Aamal Megah! Rp.55 Juta Terkumpul Untuk Warta Kusuma

Namun, jika ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi dalam pembangunan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan meminta penjelasan dari Dinas Cipta Karya sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

“Saya ingin meminta penjelasan dari dua dinas terlebih dahulu. Kita pastikan spesifikasinya sudah sesuai dengan yang direncanakan. Kalau ternyata belum sesuai, berarti Dinas Cipta Karya harus memberikan penjelasan,” tegasnya.

Asep menegaskan, evaluasi dilakukan agar proyek yang dibiayai APBD tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tri Adhianto Himbau ASN Lebih Tingkatkan Kualitas Ibadah

Menurutnya, keberadaan IPAL harus mampu mendukung pengelolaan lingkungan secara optimal sehingga investasi pemerintah tidak menjadi aset yang menganggur.

“Pemerintah daerah ingin memastikan fasilitas IPAL yang sudah dibangun dapat berfungsi optimal sesuai tujuan pembangunannya,” pungkas Asep.

Dengan evaluasi tersebut, Pemkab Bekasi berharap dapat mengetahui secara menyeluruh kondisi proyek, mulai dari kesesuaian spesifikasi, kesiapan operasional, hingga pembagian tanggung jawab antarperangkat daerah sebelum IPAL resmi dimanfaatkan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 16 Juta Liter Air, Kekeringan Berdampak pada 112 Ribu Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal

Berita Terbaru