Alit Jamaludin Ingatkan Wali Kota Bekasi: Jangan Pilih Sekda karena Like and Dislike

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Alit Jamaludin (kedua kiri), saat menggelar reses masa persidangan II Tahun Anggaran 2026. Dalam kesempatan itu, ia menekankan agar proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi dilakukan secara objektif berdasarkan integritas, kompetensi, dan rekam jejak, serta mendorong penguatan program pemberdayaan pemuda, optimalisasi CSR, dan implementasi Perda Pesantren.

i

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Alit Jamaludin (kedua kiri), saat menggelar reses masa persidangan II Tahun Anggaran 2026. Dalam kesempatan itu, ia menekankan agar proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi dilakukan secara objektif berdasarkan integritas, kompetensi, dan rekam jejak, serta mendorong penguatan program pemberdayaan pemuda, optimalisasi CSR, dan implementasi Perda Pesantren.

KOTA BEKASI – Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi menjadi sorotan. Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Alit Jamaludin, mengingatkan agar jabatan tertinggi di birokrasi itu diisi oleh sosok yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak yang baik, bukan karena faktor kedekatan politik.

Pernyataan itu disampaikan Alit usai menggelar reses di Kota Bekasi, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, Sekda merupakan motor penggerak birokrasi yang memiliki peran penting dalam menerjemahkan visi-misi Wali Kota menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat.

“Yang terpenting, calon Sekda harus memiliki integritas, loyalitas, komunikatif, dan mampu menerjemahkan program-program Wali Kota maupun aspirasi DPRD menjadi kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Alit

Ia menegaskan, tim seleksi maupun Wali Kota Bekasi harus mengedepankan profesionalisme dalam menentukan Sekda definitif.

“Jangan melihat dari sisi suka atau tidak suka. Lihat kemampuan, jenjang kepangkatan, pengalaman, dan kinerjanya. Itu yang harus menjadi dasar penilaian,” tegasnya.

Tak hanya menyoroti seleksi Sekda, Alit juga mengangkat persoalan pemberdayaan generasi muda. Menurutnya, bonus demografi harus dimanfaatkan melalui program pelatihan, peningkatan keterampilan, hingga penguatan kewirausahaan agar mampu menjawab tantangan dunia kerja.

Baca Juga :  Astra Financial Kembali Topang GIIAS 2026, OJK: 64% Pembiayaan Masih Bertumpu di Otomotif

Ia menilai kesempatan kerja di Kota Bekasi masih belum sebanding dengan jumlah angkatan kerja yang terus bertambah, sehingga pemerintah perlu menghadirkan program yang lebih konkret bagi kaum muda.

Selain itu, Alit mendorong Pemerintah Kota Bekasi mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan agar lebih terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, dana CSR dapat difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pemberdayaan pemuda, pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga program sosial lainnya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tarawih Silaturahim di Masjid Jami Al Bahar Komplek Pangkalan TNI AL Cirebon

“CSR harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi pembangunan di Kota Bekasi, baik fisik maupun nonfisik,” katanya.

Di bidang pendidikan keagamaan, Fraksi PKB juga meminta implementasi Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pesantren tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.

Pemerintah didorong memberikan perhatian lebih terhadap ekosistem pesantren, termasuk kesejahteraan guru ngaji dan pemberdayaan para alumni.

“Kami ingin perda ini benar-benar memberikan afirmasi kepada pesantren dan para guru ngaji yang selama ini berkontribusi besar dalam pendidikan masyarakat,” tutup.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi
Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:16 WIB

1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau langsung renovasi SDN 05 Bojong Menteng yang rusak akibat puting beliung dan menargetkan perbaikan segera rampung sesuai standar.

Pemerintahan

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami