Komisi II DPR RI Desak KPU dan Bawaslu Usut Tuntas Kasus Surat Suara Tercoblos

- Redaksi

Jumat, 12 April 2019 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat Suara Pemilu 2019

i

Surat Suara Pemilu 2019

RJN, Cirebon– Terungkapnya kasus surat suara yang tercoblos di negara bagian Selangor, Malaysia menimbulkan polemik di tengah masyarakat, terlebih bagi penyelenggara Pemilu. Apalagu informasinya viral di media sosial.

Untuk membendung polemik yang terus bergulir dan memberikan kepastian tindakan serta informasi valid, Komisi II DPR RI mendesak KPU dan Bawaslu serta penegak hukum mengusut tuntas pelaku, baik perorangan maupun kelompok agar mereka mendapat hukuman sesuai prosedur.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Herman Khaeron mengatakan, kasus itu termasuk pelanggaran berat dalam Pemilu dan masuk dalam kategori tindak pidana Pemilu. Dia pun meminta, pihak yang terkait mengusut tuntas bagi para pelaku

Baca Juga :  TKA Asal Tiongkok Tewas di Proyek Meikarta

“Oleh karena itu harus diusut tuntas. Baik pelaku yang memberikan perintah maupun pelaksananya. Dengan mencoret terhadap kandidat yang berupaya melakukan kecurangan. Jika terbukti ada partai yang terlibat, maka partai itu bisa dikenai sanksi. Bisa juga dikenakan sanksi administrasi terbatas, dengan tidak diikutkan penghitungan di kawasan itu,” katanya, Jumat (12/4/2019).

Untuk itu, Herman menekankan, proses penyidikan dan penyelidikan harus dilakukan secara intensif sehingga pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dapat diungkap hingga ke akar-akarnya.

Baca Juga :  Ditutupnya Kasus Rizieq Shihab, Ini Kata Kapolda Jabar

“Penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan dengan profesional dan berdasarkan fakta. Sehingga, bisa disimpulkan bersalah atau tidak bersalah. Karena ini persoalan politik, bisa saja sesuatu yang benar menjadi salah ataupun sebaliknya,” ujarnya.

Dia menyatakan, setelah kejadian ini pihaknya juga mendorong penyelenggara pemilu untuk melakukan pengawasan lebih ketat lagi supaya tidak terjadi hal yang sama di negara lain.

“Struktur dan sistem pengawasan itu sama baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dimana terdapat potensi suara yang tinggi, kemungkinan terjadi cara-cara di luar kelaziman pun tinggi,” tuturnya.

Baca Juga :  Kasus Predator Anak di Bandung, Ini Kata Wagub Jabar

Dia menambahkan, untuk memberikan kepastian perkembangan peristiwa itu maka dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil KPU dan Bawaslu dan melakukan verifikasi lebih faktual.

“Kami di Komisi II sedang mencari waktu yang tepat untuk segera memanggil, supaya masyarakat tidak berwacana, tidak berasumsi dan tidak meengembangkan opini. Sehingga bisa menyampaikan kepada masyarakat terkait dengan situasi yang terjadi dalam Pemilu di Malaysia,” pungkasnya. (Juan)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Kabupaten Bekasi Gencarkan Aksi Sosial Jelang HUT ke-24, Donor Darah hingga Tanam 2.000 Mangrove
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
HUT ke-25 Demokrat, Tanam 2.000 Mangrove dan Bersihkan Pantai Muara Gembong
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:15 WIB

Demokrat Kabupaten Bekasi Gencarkan Aksi Sosial Jelang HUT ke-24, Donor Darah hingga Tanam 2.000 Mangrove

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:47 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Tanam 2.000 Mangrove dan Bersihkan Pantai Muara Gembong

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB

iCAR Indonesia berkomitmen mengedukasi masyarakat mengenai kendaraan listrik melalui penyampaian informasi berbasis fakta. Melalui iCAR V23, perusahaan ingin meningkatkan pemahaman konsumen tentang efisiensi, teknologi, dan kemudahan penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan.

Otomotif

iCAR Luruskan Mitos Kendaraan Listrik

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Peserta berfoto bersama usai mengikuti Turnamen Badminton Badminclub Internal Challenge yang didukung Maxim di GOR Bandung. Ajang ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui olahraga bulu tangkis.

Bandung

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:21 WIB