TKA Asal Tiongkok Tewas di Proyek Meikarta

  • Whatsapp

RJN, Bekasi – Seorang tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok ditemukan tewas dilantai 11 blok B-1 tower 153 proyek apartemen Meikarta, Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.

TKA tersebut diketahui bernama Yuan Haisberg (46), pria asal Provinsi Hunan, Tiongkok, dengan nomor paspor EG6086278.

Bacaan Lainnya

Korban tercatat sebagai karyawan PT Karyatama Makmur Perkasa yang turut membangun proyek Meikarta dan tinggal di mess sekitar proyek.

“Korban diketahui tewas setelah para saksi yang juga pekerja lainnya mencium bau tak sedap. Kami terima laporan kemudian langsung mendatangi lokasi,” kata Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Metro Bekasi, Komisaris Sunardi, Minggu, (9/2/2020).

Jasad Yuan pertama kali ditemukan Jumat, 7 Februari 2020 sekitar pukul 19.30. Ketika itu para pekerja yang sedang beraktivitas di lantai 17 mencium bau tak sedap.

“Saat didobrak paksa, saksi menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian saksi memberi tahu pekerja lain yang kemudian melaporkan ke Polsek Cikarang Selatan,” kata Sunardi.

Ketika ditemukan tewas, Jasadnya masih mengenakan perlengkapan bekerja seperti rompi, sepatu, masker dan pakaian kerja berwarna abu-abu. Jasad tergeletak dengan posisi miring ke kanan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi, korban diketahui menghilang sejak Selasa, 4 Februari 2020. Bahkan, hilangnya korban telah dilaporkan ke kepolisian sehari berikutnya.

“Korban telah dievakuasi petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan kepolisian ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk menjalani otopsi,” katanya.

“Melihat olah TKP, dugaannya jatuh saat bekerja,” kata Kepala Polres Metro Bekasi, Komisaris Besar Hendra Gunawan.

Dugaan itu, kata Hendra, didasarkan atas ditemukanya jaring pengaman yang berlubang di dekat penemuan korban. Kemudian di lokasi tersebut pun belum terpasang lift.

“Masih terus dilakukan penyelidikan. Diduga terjatuh karena belum ada lift sehingga kemungkinan terjatuh dan tidak mengenai lift itu. Apakah itu jatuh dari lantai berapa, masih belum dapat dipastikan,” ucapnya.

Hendra memastikan pihaknya terus menyelidiki penyebab kematian TKA Tiongkok tersebut, termasuk memerika pihak Meikarta.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *