BEKASI – Ikatan Alumni BEM Nusantara terus mematangkan persiapan pelantikan Pengurus Besar yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, di Auditorium Graha Inti Fauzi. Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Bekasi, Jumat (30/5/2026).
Rapat yang dihadiri jajaran pengurus tersebut juga mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Ketua Dewan Penasehat Ikatan Alumni BEM Nusantara, Nofel Saleh Hilabi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia.
Dalam arahannya, Nofel menekankan pentingnya membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan dunia usaha guna memperkuat kontribusi generasi muda terhadap pembangunan nasional.
Menurutnya, kolaborasi dengan KADIN Indonesia dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong program pemberdayaan masyarakat, pengembangan kewirausahaan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kolaborasi antara alumni gerakan mahasiswa dan pelaku usaha harus mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ujarnya.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum Ikatan Alumni BEM Nusantara, Tomy Suswanto, S.E., M.M., yang menegaskan bahwa pelantikan mendatang bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik awal untuk menjalankan berbagai program kerja organisasi.
“Pelantikan ini adalah awal kerja nyata. Dengan arahan Dewan Penasehat dan rencana kolaborasi bersama KADIN, kita harus bergerak lebih cepat, lebih solid, dan memberi manfaat nyata untuk bangsa,” kata Tomy.
Tomy juga menegaskan komitmen Ikatan Alumni BEM Nusantara untuk turut mengawal dan mendukung implementasi visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia unggul, hilirisasi industri, serta pembangunan kemandirian ekonomi nasional.
Sementara itu, Ketua Pelaksana pelantikan, Riki, menyampaikan bahwa progres persiapan acara telah mencapai sekitar 90 persen. Pihak panitia optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
“Insya Allah acara akan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Bahlil Lahadalia, Maruarar Sirait, Zulkifli Hasan, dan Erick Thohir. Saat ini kami masih menunggu konfirmasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya.
Selain membahas teknis pelaksanaan pelantikan, rapat juga menjadi momentum memperkuat sinergi kelembagaan. Di akhir pertemuan, Tomy menyampaikan apresiasi kepada Ketua Bawaslu Kota Bekasi atas dukungan dan fasilitas ruang rapat yang diberikan kepada Ikatan Alumni BEM Nusantara.
Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga negara menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen organisasi untuk terus mengawal demokrasi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Indonesia.
Pelantikan Pengurus Besar Ikatan Alumni BEM Nusantara pada 18 Juni mendatang diharapkan menjadi tonggak baru bagi organisasi dalam memperluas peran strategis alumni mahasiswa di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, hingga kebangsaan. (*)










