Rumah Nenek Saenah Dibakar Anaknya, Kok Bisa?

- Redaksi

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 22:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Tragis itulah jalan hidup yang dialami oleh seorang nenek warga Desa Sampih Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Saenah 71 tahun sudah renta ini harus hidup tanpa memilik tempat tinggal setalah anak laki lakinya yang memiliki riwayat mengidap gangguan jiwa membakar tempat tinggalnya.

Baca Juga :  Rumah Milik Kandim Ludes Terbakar

Saenah kini bingung harus bagaimana menjalani disisa hidupnya, rumah yang terbakar belum bisa di renovasi karena keterbatasan biaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nenek minta dibantu untuk memperbaiki rumah, karena untuk makan saja diberi dari tetangga,” terangnya pada media rakyatjabarnews.com saat diwawancarai didepan puing sisa rumah terbakar, Sabtu (27/10/2018) sore.

Baca Juga :  Jaringan XL Axiata Siap Dukung Kenyamanan Aktifitas Masyarakat

Saenah berharap pemerintah dapat membantu penanganan anaknya menderita ganguan jiwa dan sudah 2 hari ini di rawat di rumah sakit.

“Keluarga sudah tidak mampu mengurus, karena sudah sangat meresahkan warga dan mengancam keselamatan jiwa.”

Sedangkan menurut Amsari salah satu perangkat Desa setempat mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai cara dalam mencegah kejadian pembakaran rumah nenek Saenah oleh anaknya.

Baca Juga :  Jasa Marga Gelar Roadster Rescue Competition Ke-18

“Kami ini dari Pemerintah Desa kalau boleh bilang itu sudah bosen mendapatkan laporan ulah anak nenek saenah ini yang ngamuk terus dalam 2 tahun ini,”Bahkan dalam mengurus ke rumah sakit itu di bantu dari pribadi Kuwu.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru