Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

i

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

KABUPATEN CIREBON – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kuya Asih Belawa, Kabupaten Cirebon, memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan promosi wisata Kura-kura Belawa di tengah persaingan destinasi wisata pada era digital.

Ketua Pokdarwis Kuya Asih Belawa, Eman Suherman, mengatakan pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam dan keunikan yang dimiliki. Pengelola juga perlu menguasai strategi promosi digital agar destinasi lebih dikenal masyarakat luas.

“Kalau hanya mengandalkan potensi wisata tanpa didukung SDM yang mumpuni, perkembangannya akan lambat. Karena itu, kami fokus meningkatkan kapasitas anggota Pokdarwis agar mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital,” kata Eman, Minggu (18/10/2026).

Menurut Eman, perubahan pola pencarian informasi wisata membuat pengelola destinasi perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Media sosial dan berbagai platform digital menjadi sarana penting bagi wisatawan untuk mencari referensi sebelum berkunjung.

Karena itu, anggota Pokdarwis Kuya Asih mendapatkan pendampingan digital marketing pariwisata dari Rosidin, dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Cirebon.

Materi pendampingan meliputi pengelolaan media sosial, pembuatan konten promosi, dasar fotografi dan videografi, serta strategi membangun citra destinasi. Anggota juga didorong meningkatkan kemampuan komunikasi publik dan menyampaikan informasi wisata secara menarik.

“Persaingan wisata sekarang terjadi di media digital. Destinasi yang aktif dan mampu membangun komunikasi dengan publik akan lebih cepat dikenal. Karena itu, peningkatan SDM menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Baca Juga :  Tolak Kenaikan BBM dan Jokowi 3 Periode, Aliansi Mahasiswa Cirebon Gelar Demonstrasi

Eman menambahkan, promosi wisata Kura-kura Belawa perlu mengangkat berbagai keunggulan destinasi, mulai dari konservasi kura-kura, edukasi lingkungan, nilai sejarah, hingga keterlibatan masyarakat setempat.

Menurutnya, berbagai potensi tersebut perlu dikemas dalam narasi yang menarik agar memiliki daya tarik bagi calon pengunjung.

“Kura-kura Belawa memiliki banyak kekuatan. Ada aspek konservasi, edukasi lingkungan, sejarah, dan keterlibatan masyarakat. Semua itu harus mampu dikemas menjadi narasi yang menarik sehingga dikenal luas oleh publik,” katanya.

Selain kemampuan promosi digital, penguatan SDM juga diarahkan pada peningkatan profesionalisme pengelola, termasuk pelayanan pengunjung, tata kelola organisasi, penyampaian informasi wisata, dan pengembangan kemitraan.

Baca Juga :  Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs

Eman menilai pengembangan wisata berbasis masyarakat harus memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Karena itu, masyarakat perlu terlibat aktif dalam pengelolaan dan promosi destinasi.

“Kami ingin anggota Pokdarwis menjadi garda terdepan promosi wisata Belawa. Mereka harus memiliki kemampuan, pengetahuan, dan kepercayaan diri untuk memperkenalkan potensi daerahnya sendiri kepada dunia luar,” tuturnya.

Ia berharap peningkatan kapasitas SDM dapat memperluas jangkauan promosi wisata Kura-kura Belawa, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru