Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman (tengah) bersama jajaran Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon dan BPJS Ketenagakerjaan membuka sosialisasi tata cara aman bekerja ke luar negeri bagi 100 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/9/2026). Foto: Dok. Disnaker Kabupaten Cirebon.

i

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman (tengah) bersama jajaran Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon dan BPJS Ketenagakerjaan membuka sosialisasi tata cara aman bekerja ke luar negeri bagi 100 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/9/2026). Foto: Dok. Disnaker Kabupaten Cirebon.

CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon memperkuat upaya perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan mendorong masyarakat berangkat ke luar negeri melalui prosedur resmi. Sebanyak 100 calon PMI mengikuti sosialisasi tata cara aman bekerja di luar negeri yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon di Kecamatan Pabedilan, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan aparat kepolisian, Kejaksaan, dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen lintas sektor dalam memberikan perlindungan kepada calon pekerja migran sejak sebelum keberangkatan.

Sosialisasi dibuka Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman yang mewakili Bupati Imron. Dalam kesempatan itu, Agus menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendampingi masyarakat yang memilih bekerja di luar negeri agar tetap memperoleh perlindungan hukum dan jaminan keselamatan.

“Bekerja ke luar negeri merupakan pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, itu harus dilakukan melalui prosedur resmi dengan memahami hak dan kewajiban sebagai pekerja migran,” kata Agus.

Data Dinas Ketenagakerjaan menunjukkan jumlah PMI asal Kabupaten Cirebon pada 2025 mencapai 11.433 orang. Sementara hingga Januari-Agustus 2026, tercatat sekitar 8.500 warga telah berangkat bekerja ke luar negeri.

Di sisi lain, jumlah pengaduan yang diterima pemerintah juga mengalami peningkatan, dari 44 kasus pada 2025 menjadi 59 kasus hingga Agustus 2026.

Baca Juga :  Selain Bupati dan Kepala BKPSDM ,Serta 3 Orang Lainnya Ternyata Ada 2 Nama Camat Yang Ikut di Boyong KPK

Wilayah Pabedilan, Losari, dan Ciledug menjadi tiga kecamatan penyumbang PMI terbanyak di Kabupaten Cirebon. Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya minat masyarakat untuk bekerja di luar negeri.

Meski demikian, Agus berharap pertumbuhan kawasan industri di Cirebon dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan lokal sehingga masyarakat memiliki alternatif bekerja di daerah sendiri.

“Dengan semakin banyaknya pabrik di Cirebon, harapannya masyarakat tidak harus bekerja ke luar negeri. Kesempatan kerja lokal harus terus kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto mengatakan pihaknya juga fokus menangani persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga :  PKB Kota Bekasi Sebut Upaya Perdamaian BK DPRD Keliru, Ahmadi Pilih Jalur Hukum

Sepanjang tahun ini, Disnaker menerima 143 laporan PHK, yang sebagian besar berkaitan dengan berakhirnya masa kontrak kerja.

Untuk membantu pekerja terdampak, Pemkab Cirebon bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas menyelenggarakan pelatihan selama lima hari. Peserta memperoleh uang saku Rp140 ribu per hari, makan, dan fasilitas transportasi.

“Program ini diharapkan menjadi bekal bagi pekerja untuk kembali masuk ke dunia kerja atau memulai usaha sendiri. Sejumlah perusahaan juga masih membuka peluang kerja bagi masyarakat Cirebon,” kata Novi.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru