Jatuh dari Panggung, Momon Ditemukan Tewas

- Redaksi

Selasa, 4 Juli 2017 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Majalengka – Warga Kabupaten Majalengka dihebohkan dengan tewasnya Momon Bin Sadili (37) warga Dusun Lonceng RT 001 RW 003 Desa Cibubuan, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang yang tewas setelah jatuh dari panggung di pesta pernikahan kerabatnya.

Diketahui saat itu korban tengah bermain kartu Domino bersama rekan-rekannya di pesta pernikahan tersebut.

Menurut Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto melalui Kapolsek Talaga AKP Eko Susilo, korban ditemukan tewas oleh Iwan (30) seusai main kartu domino di hajatan pernikahan kerabatnya, Gagan dengan Neni, di Blok Mekarsari RT 003 RW 001 Desa Lampuyang, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka.

Baca Juga :  Waspada, 7 Rumah di Bantaran Sungai Cimanis Terancam Hanyut

Kronologi kejadian, lanjut dia, Sabtu (01/07) korban bersama tiga orang saksi sedang bermain domino dalam rangka hajatan pernikahan kerabat korban di Desa Lampuyang.

“Sekitar Minggu pagi (02/07) jam 03.00 WIB dini hari, permainan domino selesai dan ketiga saksi beranjak pergi, sedangkan korban masih di atas panggung hajatan,” ungkap AKP Eko Susilo, Senin (03/07) kepada CT.

Baca Juga :  Mayat Bocah Ditemukan Mengambang di Kali Bekasi

Setelah saksi Iwan berjalan tidak jauh sekitar 15 meter dari tempatnya bermain, ia mendengar bunyi keras benda jatuh dari atas panggung. Kemudian Iwan melihat dan menghampiri sumber suara tersebut dan melihat korban sudah tergeletak di bawah panggung yang tingginya 1,5 meter dengan posisi telentang, dan bersimbah darah di bagian mukanya.

“Kemudian saksi Iwan memberitahukan kejadian tersebut kepada tetangga terdekat dan pemilik hajat, Tisna, lantas meminta pertolongan warga dan kemudian warga melapor ke Polsek,” ungkap AKP Eko.

Baca Juga :  Bom Aktif Ditemukan di Kantor Kelurahan, Pegawai Heboh

AKP Eko mengungkapkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres dan Dokter Puskesmas setempat. Menurut dokter Puskesmas, ada luka memar di kepala bagian belakang, luka robek tidak beraturan di telinga dalam sebelah kiri dan mengeluarkan darah dari lubang telinga.

“Rahang korban juga mengalami pergeseran diduga patah, kami berkoordinasi dengan Polres untuk proses lebih lanjut,” jelas AKP Eko. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari
Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WIB

Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita

Senin, 11 Mei 2026 - 14:55 WIB

Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Berita Terbaru