Ditpolair Amankan Dua Tersangka Penjual Ribuan Obat Tanpa Izin Edar

- Redaksi

Kamis, 12 April 2018 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dit Polair Polda Jawa Barat bersama ABK Kapal Patroli Albatros – 3001 BKO Mabes Polri mengamankan TR (35) dan MM (18) atas penjualan ribuan pil obat tanpa izin edar, dan diduga berada di daftar G di warung pinggir empang Kampung Pesisir Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, Rabu (11/4). Keduanya adalah warga Kota Cirebon.

Peristiwa berawal ketika beberapa anggota Polair Polda Jabar curiga terhadap aktifitas warung di daerah pesisir. Kemudian Polair Polda Jabar melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Akhirnya jajaran Polair Polda Jabar melakukan penggerebekan sehingga menangkap dua tersangka, TR dan MM. Dari tangan keduanya diamankan ribuan pil daftar G, baskom, kalkulator, dua unit sepeda motor dan sejumlah uang hasil penjualan.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Kota Cirebon Masih Aman

Direktur Polair Polda Jabar, AKBP A. Widihandoko, SH didampingi Kaurbinops Ditpolirud Polda Jabar, AKBP Agus Rahmawandi dan Kasubdit Gakum AKBP Budi Susarwo SIK, mengatakan pihaknya mengamankan keduanya tertangkap tangan sedang menjual obat daftar G tanpa izin.

“Ini tentu sangat membahayakan masyarakat terutama kalangan remaja. Kami melakukan pencegahan agar tidak tersebar obat yang membahayakan masyarakat,” ungkap Agus, Kamis (12/4).

Baca Juga :  KOKAM Kota Bekasi Lakukan Penggerebekan, Temukan Obat Daftar G Ilegal

Agus menambahkan pihaknya menghimbau agar membantu kepolisian mencegah peredaran obat daftar G, yang dijual tanpa izin. Hal ini sangat membahayakan kesehatan bahkan keselamatan orang yang mengkonsumis tanpa resep dokter.

Salah satu tersangka, TR mengatakan banyak pembeli yang datang dari berbagai daerah terutama pesisir. Sebagian memang banyak remaja. “Kami tidak tahu ini melanggar pak,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB