Ngeri Sekali Remaja Ini Mau Tawuran, Eh Malah di Tangkap Polisi

- Redaksi

Selasa, 30 Mei 2017 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Polsek Bantargebang mengamankan delapan remaja yang diduga akan melakukan perang sarung atau tawuran di Kampung Rawamulya RT 02 RW 01, Kecamatan Mustikajaya, Senin (29/5/2017) malam.

“Mereka yang ditangkap dengan usia rata-rata 15 tahun, dan kita amankan juga sarung yang sudah terlilit untuk digunakan tawuran,” kata Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing, Selasa (30/5/2017).

Erna menjelaskan, tertangkapnya delapan remaja itu saat anggota sedang melakukan operasi cipta kondisi skala sedang yang dipimpin langsung Kepala Polsek Bantargebang, Komisaris Prajana, dengan 30 anggota.

ADVERTISEMENT

ads"/ https://rakyatjabarnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240720-WA0020.jpg

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari giat itu, petugas dibagi menjadi dua wilayah yakni, Kecamatan Bantargebang dan Kecamatan Mustikajaya. Masing-masing 15 anggota dengan target sasaran kerumunan remaja antisipasi tawuran, trek-trekan, balap liar, pelaku curas, curat, curanmor, sajam, senpi, dan narkoba.

Di Bantargebang, 15 anggota dengan pimpinan Kepala Unit Sabhara, Inspektur Sumarni menyisir rute Jalan Raya Siliwangi, Perumahan Vida Kelurahan Bantargebang, Pangkalan II Kelurahan Cikiwul, Pangkalan VI Kelurahan Ciketingudik, Stongpoin Pos Pantau Kelurahan Sumurbatu.

Sementara di Kecamatan Mustikajaya, 15 anggota pimpinan Kapolsub MGT Inspektur Parwi dengan menyisir Jalan Raya Mustikasari, Perumahan Mutiara Gading Timurn, dan Jalan Raya Mustikajaya – Strongpoin Pos Pantau Perum Dukuh Zamrud Kelurahan Padurenan.

Baca Juga :  Adek Muksin Terpilih Menjadi Ketua PWI Bekasi Periode 2024-2027

“Di Mustikajaya lah kita berhasil mengamankan M (15), HA (13), TS (15), AK (15), FH (16), RP (14), HS (15), dan MY (15). Kita amankan juga berupa barang bukti seperti tiga unit sepeda motor, dan tiga kain panjang. Mereka semua hanya dilakukan pembinaan oleh Polsek Bantargebang,” tandas dia.

Sementara, Polsek Bekasi Selatan menjaring delapan remaja berikut sembilan buah senjata tajam dari Kampung Utan, Kelurahan Jakasetia, Selasa (29/5) malam.

“Sekitar pukul 21.30 WIB kami mendapat laporan warga yang resah dengan kehadiran sejumlah remaja di lingkungan mereka dengan membawa senjata tajam,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama di Bekasi, Selasa (30/5/2017).

Menurut dia, remaja yang mayoritas berusia 15-19 tahun itu diduga berniat melakukan tawuran dengan kelompok lain karena di sekitar lokasi kejadian yakni eks bangunan liar Kampung Utan ditemukan sembilan senjata tajam jenis celurit sebanyak enam buah, cocor bebek satu buah, pedang besi satu buah dan golok satu buah.

Baca Juga :  JakCloth 2017 Festival Ramadhan Berjalan Sukses

“Upaya kita menangkap remaja ini juga dibantu oleh warga sekitar tempat kejadian. Saat kita tiba, kita langsung menyisir lokasi kejadian dan menemukan senjata tajam,” kata dia.

Usai mengamankan kedelapan remaja, polisi langsung menggiring mereka ke Mapolsek Bekasi Selatan untuk dimintai keterangan perihal aktivitas mereka di lokasi kejadian.

“Dari hasil interogasi kami semalam, dari delapan remaja, baru satu di antaranya yang mengaku memiliki senjata tajam sehingga kita lakukan proses lanjutan,” ujar dia.

Hingga berita ini dibuat, Polsek Bekasi Selatan masih terus memeriksa tujuh remaja lainnya guna menelusuri kepemilikan senjata tajam lainnya.

Hasil sementara dari pengakuan remaja yang memiliki senjata tajam tersebut, kata Bayu, untuk melindungi dirinya dari ancaman serangan musuh karena sedang marak tawuran dan geng motor di sejumlah daerah.

“Mereka berdalih senjata ini tidak akan digunakan kalau tidak kepepet ada serangan,” tandas dia.

Bayu menambahkan, bagi remaja yang terbukti tidak memiliki senjata tajam akan dipulangkan ke orang tua mereka setelah dilakukan pendataan serta adanya jaminan dari keluarga. (RJN)

Berita Terkait

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat
Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN
Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis
Sekda Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2024
PMPL RT-RW Kabupaten Bekasi Deklarasi Dukung Ade Kunang, Usul Budi MM PKS jadi Wakil Bupati Bekasi
Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad Lantik Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi
Pj Bupati Dani Ramdan Serahkan 172 SK Penyesuaian Masa Jabatan Kepala Desa Menjadi 8 Tahun
Pertama di Jawa Barat, Kabupaten Bekasi Luncurkan Desa Siaga Bebas TBC
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:22 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:03 WIB

Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:12 WIB

Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis

Senin, 15 Juli 2024 - 10:31 WIB

Sekda Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2024

Minggu, 14 Juli 2024 - 13:07 WIB

PMPL RT-RW Kabupaten Bekasi Deklarasi Dukung Ade Kunang, Usul Budi MM PKS jadi Wakil Bupati Bekasi

Berita Terbaru

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan panduan untuk memudahkan kedatangan dan menjadikan waktu berburu mobil baru jadi lebih menyenangkan.

Bisnis

Suzuki Berikan Tips di Pameran GIIAS 2024, Ini Tipsnya !

Sabtu, 20 Jul 2024 - 17:54 WIB

Foto : Partai Amanat Nasional Kota Bekasi Resmi Rekomendasi Tri Adhianto Calon Walikota Bekasi 2024.

Bekasi

Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN

Sabtu, 20 Jul 2024 - 16:03 WIB