Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin saat membuka Sosialisasi Data Penduduk Desa dan Pemutakhiran Data Desa sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pilkades Digital 2026 di Kabupaten Bekasi, Jumat (29/5/2026).

i

Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin saat membuka Sosialisasi Data Penduduk Desa dan Pemutakhiran Data Desa sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pilkades Digital 2026 di Kabupaten Bekasi, Jumat (29/5/2026).

BEKASI, RAKYATJABARNEWS.COM – Kabupaten Bekasi bersiap memasuki babak baru dalam penyelenggaraan demokrasi desa. Untuk pertama kalinya, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 akan mengadopsi sistem digital sebagai bagian dari modernisasi tata kelola pemerintahan desa.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Sosialisasi Data Penduduk Desa dan Pemutakhiran Data Desa yang berlangsung di Ruang Rapat KH Mamun Nawawi, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para aparatur desa dan menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, sebagai narasumber.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan Pilkades Digital menjadi terobosan baru yang akan diterapkan secara bertahap di 154 desa yang menggelar pemilihan kepala desa serentak tahun ini.

“Nantinya setiap desa akan memiliki satu TPS digital sebagai pilot project penerapan sistem pemilihan berbasis digital di Kabupaten Bekasi,” kata Endin.

Menurutnya, keberhasilan Pilkades Digital sangat bergantung pada kualitas data penduduk yang dimiliki pemerintah. Karena itu, proses pemutakhiran data menjadi tahapan krusial yang harus dilakukan secara serius dan akurat.

“Kewajiban kita saat ini adalah mengumpulkan data berupa Kartu Keluarga yang akan diinput langsung oleh Pemprov Jawa Barat. Ini langkah positif agar data pemilih benar-benar akurat sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga :  Tinjau Banjir, Bupati Bekasi Ade Kuswara Tekankan Seluruh OPD MendataTerhadap RTH

Endin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen memperkuat tata kelola data desa agar lebih tertib, valid, dan terintegrasi dengan sistem pemerintahan daerah maupun nasional.

Ia juga menilai perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat proses pendataan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

“Perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk mendukung proses pendataan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Tahun 2026, sebanyak 154 desa di Kabupaten Bekasi dijadwalkan menggelar Pilkades secara serentak. Karena itu, Pemkab Bekasi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pengumpulan dan verifikasi data yang tengah dilakukan panitia.

Baca Juga :  Dins Perdagangan Kabupaten Bekasi Terus Berupaya Tekn Inflasi

“Kami meminta masyarakat untuk membantu melengkapi data yang dibutuhkan. Ini demi kepentingan bersama, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Bekasi berharap aparatur desa semakin memahami mekanisme pemutakhiran data penduduk sehingga mampu mengimplementasikannya secara optimal di wilayah masing-masing.

Dengan data yang semakin valid dan terintegrasi, Pilkades Digital 2026 diharapkan menjadi tonggak baru demokrasi desa yang lebih modern, transparan, dan terpercaya di Kabupaten Bekasi. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami