SURABAYA – Indonesia Energy Week Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, pada 15–18 Juli 2026. Pameran ini menjadi ajang kolaborasi sektor energi, manufaktur, utilitas, dan teknologi dalam mendukung pertumbuhan industri nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Sebagai bagian dari Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026, ajang ini menghadirkan dua pameran utama, yakni Electric & Power Indonesia – Surabaya dan Water Indonesia – Surabaya, yang digelar bersamaan dengan Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan pertumbuhan industri saat ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari energi, teknologi, hingga agrikultur, agar mampu meningkatkan daya saing nasional.

“Kolaborasi seperti ini akan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan industri sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Country General Manager Pamerindo Indonesia Lia Indriasari menambahkan, Indonesia Energy Week Surabaya tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi, tetapi juga ruang bertemunya pelaku industri untuk membangun kemitraan dan inovasi.
Tahun ini, pameran diikuti lebih dari 200 peserta dari 17 negara yang menampilkan berbagai inovasi di bidang kelistrikan, energi terbarukan, pengelolaan air, manufaktur, hingga teknologi industri modern.
Melalui penyelenggaraan ini, Pamerindo Indonesia berharap Indonesia Energy Week Surabaya dapat memperkuat konektivitas industri nasional sekaligus mempercepat transformasi menuju ekosistem industri yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
(*)










