Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang balita korban dugaan penganiayaan menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara, sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna kepentingan penyidikan. Foto: Istimewa.

i

Seorang balita korban dugaan penganiayaan menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara, sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna kepentingan penyidikan. Foto: Istimewa.

KABUPATEN BEKASI – Setelah berjuang selama sepekan di ruang perawatan intensif, balita perempuan berinisial QSH (4), korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan ibu tirinya, PM (19), akhirnya meninggal dunia.

Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD Koja, Jakarta Utara, Rabu (15/7/2026) malam.

Korban sebelumnya menjalani operasi akibat pendarahan di kepala yang diduga dipicu benturan keras. Namun, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.00 WIB.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kabupaten Bekasi, Fahrul Fauzi, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, jenazah korban akan diautopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati sebagai bagian dari proses penyidikan.

Baca Juga :  Perumda Tirta Bhagasasi Berikan Kinerja Terbaik

“Korban meninggal sekitar pukul 19.00 WIB. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi,” ujar Fahrul.

Ia menjelaskan, korban dilarikan ke RSUD Koja pada 8 Juli 2026 dalam kondisi kritis. Keesokan harinya, tim dokter langsung melakukan operasi untuk menangani pendarahan di dalam kepala.

Kasus ini pertama kali terungkap ketika tim medis RSUD Koja menemukan sejumlah luka yang diduga akibat kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Holiday Inn Jababeka Hadirkan Konsep Harmoni Ramadhan, Ini Harga Paketnya

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada UPTD PPA Kabupaten Bekasi dan diteruskan kepada Polsek Tarumajaya untuk dilakukan penyelidikan.

Kabar duka itu juga dibenarkan Rudi Hartono, tetangga korban yang selama ini turut mendampingi keluarga dan menggalang bantuan.

“Istri saya baru saja mengantar donasi ke rumah sakit. Malam harinya kami mendapat kabar QSH meninggal dunia,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya telah memberikan pendampingan medis, psikologis, dan hukum kepada korban selama menjalani perawatan.

Baca Juga :  Simon: Target Juara Liga 1

Kini, hasil autopsi diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian QSH sekaligus memperkuat alat bukti dalam proses hukum terhadap terduga pelaku.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berlangsung. Dugaan penganiayaan terhadap balita tersebut menjadi perhatian publik dan memicu desakan agar pelaku dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


(*)


Meta Deskripsi: Balita perempuan berusia 4 tahun korban dugaan penganiayaan ibu tiri di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif. Jenazah diautopsi di RS Polri untuk kepentingan penyidikan.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi
Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?
3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Berita Terbaru

Komeng memberikan tanggapan kepada awak media terkait program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Komeng menyampaikan pandangannya dengan gaya khasnya saat ditemui sejumlah wartawan. Foto: Tangkapan layar YouTube Bisnis.com.

Jakarta

Komeng Bilang Program Prabowo Bagus, Lalu Nyeletuk Begini

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:09 WIB

Kerjasama Hubungi Kami