Walikota Bekasi: Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Menurun

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2020 - 13:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bekasi, Rahmat Effendi angkat bicara mengenai perkembangan di Kota Bekasi. Mengenai Virus Covid 19 dirinya mengatakan bahwa dari tanggal 26 Mei 2020 sampai pada tanggal 29 Juni 2020, tidak ada lagi peningkatan angka kematian secara resmi diumumkan oleh Labkesda Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Lab RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi.

Menurut data corona.bekasikota.go.id tertera angka kematian p+ berjumlah 34 jiwa sampai pada bulan 29 Juni 2020, dibenarkan oleh Wali Kota Bekasi bahwa angka kematian tidak ada lagi peningkatan dari akhir Mei 2020.

Baca Juga :  Akibat Status Kuwu Tidak Jelas, Pembangunan Desa Sidamulya Terhenti

“Artinya, sudah aman dari angkat kematian Covid 19 di Kota Bekasi, kita harus pertahankan dengan perketatnya sosialisasi ini” papar Rahmat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bekasi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, organisasi masyarakat, para relawan, dan juga para apartur yang ikut serta dalan peraturan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang merupakan kewajiban bersama untuk mematuhi peraturan tersebut.

Baca Juga :  Komunitas Sobat Tande Adakan Halal Bi Halal Bersama Komunitas Lain

“Kerja kita bersama, dari status siaga, Status Bencana, PSBB sampai transisi New Normal di Kota Bekasi, semua ikut berperan besar dalam pencegahan ini” jelas Wali Kota.

Dijelaskan juga, sampai pada tanggal 29 Juni 2020 ini, terdapat 13 orang terkonfirmasi dalan proses perawatan dan tinggal menunggu dalam proses penyembuhannya sehingga bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Selanjutnya, Pemerintah Kota Bekasi juga tetap melanjutkan adanya persediaan test bagi semua elemen baik rapid test mapun test swab secara acak yang hasilnya bisa kita ketahui hasil negatif atau positif.

Baca Juga :  Dinas SDA-BMBK Dukung Program Swasembada Pangan

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan kita benar-benar harus pertahankan dan Insya Allah dalam waktu cepat ini, Kota Bekasi yang sekarang berstatus kuning akan berubah menjadi kota hijau” tegas Ketua GGTP Covid 19 Kota Bekasi.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB