Ahli Ungkap Berbagai Kemungkinan Ancaman yang Bikin Bumi Hancur

- Redaksi

Minggu, 1 Januari 2023 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

Hantaman asteroid

Asteroid berbatu dan komet es adalah ‘remahan’ planet yang dapat menyebabkan masalah signifikan bagi planet lain, terutama saat terbang bersama raksasa es dan gas.

Saat planet-planet menetap di orbit terakhirnya, tarikan gravitasi dapat menggerakkan asteroid dan komet, sehingga bisa berpotensi mengancam bumi yang berujung kiamat.

Baca Juga :  Kades Jayamulya: Pembentukan BUMDES Akan Berikan Dampak Positif Bagi Warga

Beberapa dapat didorong ke pinggiran sistem planet, sementara yang lain terlempar ke dalam, akhirnya bertabrakan dengan dunia berbatu, tempat kehidupan mencoba berkembang.

Di tata surya luar kita, gerakan terakhir Neptunus saat ia menetap di orbit permanennya mendorong banyak komet ke dalam, melewatinya dari planet ke planet hingga mencapai Jupiter.

Baca Juga :  Polres Purwakarta Ringkus Tiga Pelaku Spesialis Pencuri Onderdil Truk

Jupiter melemparkan beberapa dari benda-benda es ini ke luar, tetapi yang lain terlempar ke dalam menuju Bumi selama periode yang dikenal sebagai Pengeboman Berat Akhir atau Late Heavy Bombardment.

Saat ini, Bumi terus mengakumulasi sekitar 100 ton material antarplanet setiap hari dalam bentuk debu. Objek yang lebih besar dari sekitar 100 meter, jatuh ke permukaan hanya sekali setiap 10.000 tahun, sementara benda yang lebih besar dari dua pertiga mil (1 kilometer) jatuh hanya sekali setiap beberapa 100.000 tahun.

Baca Juga :  Sosialisasikan Perda Desa Wisata, Muhamad Rochadi Ajak Masyarakat Gali Potensi Desa
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru