Ahli Ungkap Berbagai Kemungkinan Ancaman yang Bikin Bumi Hancur

- Redaksi

Minggu, 1 Januari 2023 - 21:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

Berikut beberapa cara planet bisa mengalami ajalnya

Bencana iklim

Siklus iklim bumi memainkan peran penting dalam memastikan planet ini agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin untuk menopang kehidupan.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi iklim di dunia berbatu seperti Bumi untuk hancur. Bentuknya pun bisa mengarah menjadi planet yang sangat panas atau sebaliknya dunia bola salju.

Di Bumi, suhu diatur oleh jumlah karbon dioksida (CO2) di atmosfer. Karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya di atmosfer (seperti air, metana, dan dinitrogen oksida) bertindak sebagai selimut, menjaga planet tetap hangat dengan memperlambat banyak radiasi matahari yang lolos kembali ke luar angkasa.

Saat karbon dioksida menumpuk di atmosfer, ia menghangatkan permukaan planet, menyebabkan hujan lebih banyak.

Curah hujan kemudian menghilangkan sebagian karbon dioksida dari atmosfer dan menyimpannya di batuan karbonat di dasar laut, dan planet mulai mendingin.

Jika karbon dioksida terakumulasi di atmosfer lebih cepat daripada yang dapat diserap kembali ke bebatuan, karena sesuatu seperti peningkatan aktivitas vulkanik, misalnya, dapat memicu efek rumah kaca yang tak terkendali.

Suhu dapat naik di atas titik didih air, yang dapat menjadi masalah bagi keberlangsungan kehidupan, mengingat semua kehidupan yang kita kenal membutuhkan air.

Naiknya suhu juga dapat memungkinkan atmosfer lepas ke luar angkasa, menghilangkan perisai pelindung yang membelokkan radiasi dari matahari planet dan bintang lainnya.

“Pemanasan rumah kaca adalah fakta kehidupan untuk atmosfer, dan diinginkan sampai taraf tertentu,” tulis Raymond, “Tapi hal-hal bisa menjadi tidak terkendali.”

Baca Juga :  Jasa Marga Sukses Raih Dua Penghargaan Bergengsi Dalam Ajang Indonesia CSR Excellence Award 2024
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru