rakyatjabarnews.com, Science – Di dunia ini tidak ada yang abadi, begitupun dengan planet bumi dan tata surya serta alam dan seluruh isinya. Jika mengingat hal tersebut maka itu artinya bumi sudah berada pada kondisi kiamat.
Namun demikian, kehancuran bumi bis saja terjadi karena ulah manusia, karena kerakusan dan keserakahan manusia, bumi bisa saja perlahan-lahan rusak, dan hancur.
Dari luar, kerusakan planet bumi bisa terjadi karena adanya bintang yang ‘melahap’ planet, atau lubang hitam yang menyedot tata surya yang ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari dalam bumi ada potensi besar erupsi gunung berapi dan pemanasan global yang dapat membuat bumi tidak lagi bisa dihuni oleh mahluk hidup dan manusiapun punah.
Ada juga prediksi teoretis yang bisa membaca nasib akhir planet, tetapi tidak banyak yang bisa kita ketahui karena keterbatasan pemodelan.
Seorang pembuat model planet di Laboratoire d’Astrophysique de Bordeaux di Bordeaux, Prancis, Sean Raymond telah menyelidiki banyak cara planet-planet bisa menemui ajalnya.
“Planet mati sepanjang waktu tepat di lingkungan galaksi kita,” kata Raymond dikutip Space.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya









