DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia BPD Desa Muktiwari, Husin Syahrulloh, saat memberikan keterangan terkait polemik DPT yang disorot warga.

i

Ketua Panitia BPD Desa Muktiwari, Husin Syahrulloh, saat memberikan keterangan terkait polemik DPT yang disorot warga.

Kabupaten Bekasi – Ketua Panitia BPD Desa Muktiwari, Husin Syahrulloh, menanggapi kritik warga terkait dugaan kurangnya transparansi dalam penyusunan DPT.

Ia menegaskan proses pendataan telah dilakukan berdasarkan Peraturan Desa (Perdes) dan ketentuan perundang-undangan.

Menurut Husin Syahrulloh, isu yang berkembang di masyarakat salah satunya terkait dugaan adanya pemilih dalam satu keluarga yang dinilai tidak sesuai. Namun, ia menyebut hal tersebut sudah memiliki dasar aturan.

“RT merupakan bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), termasuk kegiatan seperti posyandu. Semua itu sudah diatur dalam Perdes maupun regulasi yang lebih tinggi,” kata Husin Syahrulloh, Jumat (24/4/2026).

Ia menjelaskan, panitia tidak menetapkan DPT secara sepihak. Proses pendataan dilakukan oleh perangkat desa mulai dari RT dan RW, kemudian dilaporkan ke kepala desa untuk diverifikasi sebelum ditetapkan melalui surat keputusan.

Baca Juga :  Jabatan Lima Kepala OPD di Pemkab Subang Kosong!

“Pendataan dilakukan oleh RT dan RW, lalu diverifikasi kepala desa. Panitia hanya mengumumkan hasil yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Husin Syahrulloh menambahkan, pihaknya telah menindaklanjuti aspirasi warga dengan berkoordinasi bersama BPD dan Kecamatan Cibitung.

Dalam waktu dekat, musyawarah akan digelar dengan melibatkan kepala desa, BPD, dan perwakilan masyarakat.Ia juga mengakui luas wilayah Desa Muktiwari dengan jumlah RT yang banyak menjadi tantangan tersendiri dalam proses verifikasi data.

Baca Juga :  Harga Tomat Anjlok, Petani di Majalengka Meradang

Terkait keberatan sejumlah warga atas nama-nama dalam DPT, Husin Syahrulloh memastikan hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam forum musyawarah.

“Kami berharap situasi tetap kondusif. Tahapan harus tetap berjalan karena dilaksanakan serentak. Semua proses diupayakan sesuai aturan dan bisa dipahami bersama,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru