Wow, Petani Magot Penghasilan 12 Juta Perbulan

- Redaksi

Selasa, 9 Februari 2021 - 21:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi DR. Tri Adhianto sambangi kediaman Rahman selaku petani magot yang berada di RT 015 RW 004 Kelurahan Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (09/02/2021),

Rahman sendiri memulai budidaya magot sejak bulan Agustus 2020, hingga sekarang Rahman dapat menghasilkan 12 juta perbulan dan jumlah tersebut hanya dari penjualan magot saja, belum terhitung dari penjualan budidaya lele yang dikelolanya juga.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terbitkan Surat Edaran Pelaksanaan Vaksinasi di Pusat Perbelanjaan

Wakil Wali Kota Bekasi sangat terkesan dengan Rahman, Wakil mengungkapkan ditengah pandemi seperti ini tentunya sangat berpengaruh kepada perekonomian masyarakat, akan tetapi berbeda dengan Rahman selaku petani magot yang mampu tetap produktif dan mendapatkan penghasilan melebihi standard UMR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Luar biasa, disaat dimana-mana terkendala masalah ekonomi, akan tetapi pak Rahman mampu untuk tetap produktif dan berpenghasilan melebihi standard UMR,” Pungkas Wakil Wali Kota Bekasi.

Baca Juga :  Mulai 14 Februari 2019 Pukul 00.00 WIB, Berlaku Tarif Baru di Ruas Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo

Melihat keterampilan yang dimiliki oleh Rahman, Tri Adhianto meminta Rahman untuk membuka pelatihan budidaya magot kepada masyarakat luas, menjadikan budidaya tersebut sebagai peluang membuka lahan bisnis baru dan UKM baru yang kemudian berimbas kepada terbukanya lapangan-lapangan kerja baru.

Baca Juga :  5 Desa di Kecamatan Lemahabang Miliki Potensi Budidaya Ikan Lele

“Saya siap pak wakil, siapa saja yang ingin belajar budidaya magot, saya siap memberi kesempatan untuk belajar bersama,” Ujar Rahman petani budidaya magot.

Tri Adhianto berharap dengan adanya peluang bisnis tersebut dapat menghidupkan UKM-UKM baru, dan diharapkan pula dengan maraknya petani budidaya magot dapat mengurangi bobot tonase sampah yang hendak dibuang ke TPA Bantargebang.

(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru