Gelar Operasi Libas, Polres Cirebon Kota Menjaring 370 Orang Diduga Preman

oleh -

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka cipta kondisi, jajaran Polres Cirebon Kota (Ciko) menggelar Operasi Libas, di mana sasarannya adalah preman-preman yang kerap membuat resah masyarakat yang tersebar di wilayah hukum Polres Ciko hari Minggu (10/12).

Dari hasil operasi yang dimulai sejak jam 2 siang hingga sore hari, Polres Ciko berhasil menjaring 370 orang yang diduga preman yang berasal dari perempatan jalan, terminal, serta pelabuhan. Semuanya dikumpulkan di halaman Mapolres Cirebon Kota, Jl. Veteran Kota Cirebon.

Menurut Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB menjelaskan, dari 370 orang tersebut 63 di antaranya berada di bawah umur dan masih anak-anak. Nantinya mereka akan diberikan pembinaan dan siraman rohani terlebih dahulu dan akan dihubungi orang tuanya.

“Selain itu, ada juga 19 orang perempuan, di mana terdapat 11 yang masih anak-anak dan 8 orang dewasa,” jelasnya saat ditemui awak media.

Lanjut Adi Vivid, terdapat 3 orang terduga preman yang membawa senjata tajam, 3 orang yang kedapatan membawa obat-obatan terlarang, serta 7 residivis yang keluar masuk tahanan. Sedangkan sisanya yang berjumlah 275 orang merupakan parkir liar, pungli, pemalakan, pengamen, dan preman.

“Operasi Libas ini merupakan upaya tindaklanjut atas perintah dari Kapolri untuk melakukan operasi kejahatan jalanan,” tuturnya.

Selain menangkap preman, petugas juga menemukan puluhan botol baik berupa anggur, tuak, serta ciu. Bahkan, ada yang kedapatan sedang mabuk saat dibawa.

“Setelah didata, akan dilakukan pembinaan. Juga akan ditindak pidana bagi yang membawa sajam dan obat,” tukas Kapolres.

Adi Vivid menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka aksi premanisme akan turun drastis. Ini juga sebenarnya menunjukkan kesiapan Polres Ciko dalam cipta kondisi Natal dan tahun baru nanti. Sebab menurut Adi Vivid, inilah pemicu tindakan yang mereka lakukan.

Kapolres mengimbau agar jangan ragu dan takut terhadap aksi premanisme. Karena sekarang era teknologi, jika melihat premanisme ada baiknya untuk direkam dan dikirim ke Posting. Kemudian, nanti akan ditindaklanjuti.

“Operasi ini akan dilakukan terus.
Kami akan rutin melakukan razia menjelang Natal dan tahun baru,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Berita Rekomendasi

Comment