Banyak Kecelakaan Akibat Tumpahan Sampah Ke badan jalan, Ini Solusi dari Kuwu Lemahabang

- Redaksi

Rabu, 8 Agustus 2018 - 16:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com,Cirebon– Permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon hingga hari ini tidak kunjung terpecahkan, diperparah dengan penutupan Satu satunya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciledug, menjadikan volume sampah makin menggunung di setiap sudut peloksok Kabupaten Cirebon.

Adalah Desa Lemahabang yang di pimpin oleh Kuwu Rini mencoba memberikan solusi sampah yang ada di Desanya dengan membuat bank sampah dan tempat pengolah sampah terpadu (TPST),Rabu (8/8/2018).

Ditemui di area SAMADES, Kuwu Lemahabang, Rini menjelasakan jika dirinya sudah mengajukan proposal ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon untuk kerja sama dalam pengolahan sampah terpadu di Desanya.

“Alhamdulillah pihak Dinas Lingkungan hidup kabupaten Cirebon merespon positive dan bersedia untuk menyiapkan 1 Kontainer sampah, 3 buah gerobak sampah beserta mesin penghancur sampahnya, akan kami tempatkan di tanah titisara Desa dalam beberapa hari kedepan,”ujarnya.

Masih menurut Rini selain problem sampah yang selalu menjadi momok masyarakat Desa Lemahabang juga masalah banjir yan setiap tahunnya melanda perumahan akibat luapan dari Sungai yang membelah pemukiman, sehingga diperlukan kerja sama lintas sektoral juga dengan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Aduh, Anak akan Jadi Korban Pelakor dan Pebinor

“Wilayah kami kerap kebanjiran dan sampah yang selalu menumpuk segingga perlu penanganan serius, insya Allah minggu ini akan mengundang Lembaga Desa untuk meralisasikan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dilahan Titisara Desa,”kata dia.

Sedangkan menurut salah seorang Tenaga Pendamping Desa, Erfin mengatakan program Bank Sampah yang akan segera di realisasikan oleh Pemerintah Desa Lemahabang merupakan salah satu solusi dalam menangani sampah di Desa Lemahabang dan mengeleminir kecelakaan akibat sampah yang tumpah ke badan jalan di jalur Lemahabang Astana Japura.

Baca Juga :  Gejolak Buruh Indomarco, Ini Kata Kuwu Kejuden

“Program dari Kuwu ini sangat bagus dan menjadi salah satu pilot projek di Kecamatan Lemahabang khususnya penanganan sampah, kami selalu memberikan masukan agar persoalan yang ada di setiap Desa di musyawarahkan dengan lembaga Desa,”paparnya.

Masih menurut Erfin, sampah yang berasal dari rumah tangga harus dipisahkan agar dalam pengolahan sampah lebih mudah, dan ini juga bisa sebagai program Bank Sampah,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB