Gejolak Buruh Indomarco, Ini Kata Kuwu Kejuden

- Redaksi

Senin, 6 Agustus 2018 - 17:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Warga Kejuden yang kecewa atas pemutusan kontrak kerja sepihak oleh management Gudang Indomarco yang terletak diwilayah Desa Kejuden Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon ternyata berbeda dengan pengakuan dari Kepala Desa (Red.Kuwu) Kejuden.Senin 6/8/2018

Ditemui diruang kantornya, Kuwu Kejuden, Ruslani menjelaskan jika permasalahan berawal dari berakhirnya masa kontrak rekan kerja dalam Bongkar Muat PT. Indomarco Prisma Tama. Sehingga pihak Indomarco berkordinasi dengan Pemdes Kejuden bahwa Kontrak dengan Kepala Buruh yang lama tidak bisa di perpanjang lagi.

Baca Juga :  LGBT di Kabupaten Cirebon Tembus Hingga 664 Orang

“Harus kami luruskan jika tidak ada pemberhentian buruh bongkar muat di indomarco, tetapi habisnya masa kontrak dari CV Rekanan yang lama karena ada catatan catatan yang di keluarkan oleh PT.Indomarco bahwa sudah tidak bisa memperpanjang kontrak Kepala Buruh yang lama,”ujar dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Ruslani kini kondisi di Indomarco sudah kondusif karena pihak Indomarco memberikan tempo waktu pada CV yang baru agar mempersiapkan buruh yang lama ataupun buruh bongkar muat yang baru.

Baca Juga :  Abdullah Irlan Terpilih Jadi Kuwu Gabuswetan Definitif

Sedangkan menurut Anggota Dewan setempat, Sukaryadi mengatakan jika gejolak yang terjadi merupakan hasutan dari oknum yang tidak bertanggung jawab agar para pekerja menolak Kepala Buruh Baru padahal kemitraan PT Indomarco dengan Pemdes Kejuden merupakan hal yang baik.

“Setelah melihat kondisi di lapangan adanya demo merupakan hasutan dari orang yang kecewa, karena pada kenyataannya tidak ada warga kejuden yang diberhentikan oleh PT.Indomarco apa lagi diberhentikan oleh Kuwu Ruslani,”paparnya.

Baca Juga :  Kisruh Dana Limbah Astanajapura, Vendor siap Buka-bukaan Bukti Transaksi

Masih menurut Sukaryadi dirinya mencoba memberikan solusi pada warga Kejuden agar bisa menerima Kepala Buruh baru dan bisa bersinergi dalam bekerja di PT Indomaco.

“Ini merupakan jalan tengah setelah ditunjuknya Kepala Buruh baru yang memberikan peningkatan kesejahteraan pada para buruh bongkar muat dengan 60:40 dimana sebelumnya pembagian 50:50 dari hasil bongkar muat di PT. Indomarco,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru