Gejolak Buruh Indomarco, Ini Kata Kuwu Kejuden

- Redaksi

Senin, 6 Agustus 2018 - 17:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Warga Kejuden yang kecewa atas pemutusan kontrak kerja sepihak oleh management Gudang Indomarco yang terletak diwilayah Desa Kejuden Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon ternyata berbeda dengan pengakuan dari Kepala Desa (Red.Kuwu) Kejuden.Senin 6/8/2018

Ditemui diruang kantornya, Kuwu Kejuden, Ruslani menjelaskan jika permasalahan berawal dari berakhirnya masa kontrak rekan kerja dalam Bongkar Muat PT. Indomarco Prisma Tama. Sehingga pihak Indomarco berkordinasi dengan Pemdes Kejuden bahwa Kontrak dengan Kepala Buruh yang lama tidak bisa di perpanjang lagi.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2017, CSB Mall Mengalami Peningkatan Pengunjung

“Harus kami luruskan jika tidak ada pemberhentian buruh bongkar muat di indomarco, tetapi habisnya masa kontrak dari CV Rekanan yang lama karena ada catatan catatan yang di keluarkan oleh PT.Indomarco bahwa sudah tidak bisa memperpanjang kontrak Kepala Buruh yang lama,”ujar dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Ruslani kini kondisi di Indomarco sudah kondusif karena pihak Indomarco memberikan tempo waktu pada CV yang baru agar mempersiapkan buruh yang lama ataupun buruh bongkar muat yang baru.

Baca Juga :  Desa Lemahabang Kulon Termasuk Desa Maju Ini Kata Kuwu di Cirebon

Sedangkan menurut Anggota Dewan setempat, Sukaryadi mengatakan jika gejolak yang terjadi merupakan hasutan dari oknum yang tidak bertanggung jawab agar para pekerja menolak Kepala Buruh Baru padahal kemitraan PT Indomarco dengan Pemdes Kejuden merupakan hal yang baik.

“Setelah melihat kondisi di lapangan adanya demo merupakan hasutan dari orang yang kecewa, karena pada kenyataannya tidak ada warga kejuden yang diberhentikan oleh PT.Indomarco apa lagi diberhentikan oleh Kuwu Ruslani,”paparnya.

Baca Juga :  Plt Bupati Cirebon: Kawasan Rebana Cocok Jadi Ibu Kota Jawa Barat

Masih menurut Sukaryadi dirinya mencoba memberikan solusi pada warga Kejuden agar bisa menerima Kepala Buruh baru dan bisa bersinergi dalam bekerja di PT Indomaco.

“Ini merupakan jalan tengah setelah ditunjuknya Kepala Buruh baru yang memberikan peningkatan kesejahteraan pada para buruh bongkar muat dengan 60:40 dimana sebelumnya pembagian 50:50 dari hasil bongkar muat di PT. Indomarco,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB