KABUPATEN BEKASI – Sinergi antara pengurus lingkungan, petugas Sensus Ekonomi 2026, dan Pemerintah Desa Jejalenjaya kembali diwujudkan melalui aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di wilayah RW 017 Desa Jejalenjaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/7/2026).
Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai diberikan kepada sejumlah warga yang diketahui mengalami kesulitan ekonomi. Penyaluran bantuan dilakukan setelah adanya laporan dari petugas Sensus Ekonomi yang menemukan kondisi warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan segera.
Ketua RW 017 Desa Jejalenjaya, Ustad Ikhsan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial pengurus lingkungan terhadap warga yang berada dalam kondisi kurang beruntung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keberadaan petugas Sensus Ekonomi tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana pendataan, tetapi juga menjadi jembatan informasi terkait kondisi riil masyarakat di lapangan. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi pengurus lingkungan untuk mengambil langkah cepat membantu warga yang membutuhkan.
“Ketika ada laporan dari petugas Sensus Ekonomi mengenai warga yang mengalami kesulitan ekonomi, kami berusaha segera merespons. Sebagai pengurus lingkungan, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian,” ujar Ikhsan kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya berasal dari inisiatif pengurus lingkungan, tetapi juga hasil koordinasi dengan Pemerintah Desa Jejalenjaya agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan lanjutan melalui program-program sosial yang tersedia.
“Kami juga menyampaikan kondisi warga tersebut kepada pemerintah desa agar mendapatkan perhatian dan dapat diakomodasi dalam program bantuan yang ada,” katanya.
Kepala Desa Jejalenjaya, H. Kumpul, yang hadir langsung dalam kegiatan penyaluran bantuan menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian pengurus RW dan RT yang aktif melaporkan serta membantu warga di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pemerintah desa berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan, khususnya kelompok lanjut usia dan masyarakat rentan secara ekonomi.
“Para penerima bantuan ini akan menjadi perhatian pemerintah desa ke depan. Bagi warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan, akan kami upayakan masuk dalam prioritas penerima bantuan sesuai program dan ketentuan yang berlaku,” kata H. Kumpul.
Ia menjelaskan, meskipun terdapat beberapa warga yang belum memiliki KTP berdomisili Desa Jejalenjaya, pemerintah desa tetap akan berupaya memberikan pendampingan dan perhatian sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Amru (63), mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ucapan terima kasih juga disampaikan melalui Ketua RT 10 RW 017, Arif Aditya, yang mewakili Slamet (75), salah satu penerima bantuan lainnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak RW, para pengurus lingkungan, petugas Sensus Ekonomi, dan Bapak Kepala Desa H. Kumpul yang telah memberikan perhatian kepada kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu kebutuhan keluarga kami,” ujarnya.
Arif berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat terbantu.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, pengurus lingkungan, petugas pendataan, dan pemerintah desa mampu menciptakan kepedulian sosial yang nyata. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan sosial di tingkat lingkungan dapat diidentifikasi lebih cepat dan ditangani secara tepat sasaran.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, RW 017 Desa Jejalenjaya berharap tidak ada warga yang merasa sendiri ketika menghadapi kesulitan ekonomi, serta mendorong tumbuhnya solidaritas sosial yang semakin kuat di tengah masyarakat.
(*)





















