Kornas Minta KPK Dilibatkan Usut Pengganda Surat Suara di Malaysia

- Redaksi

Jumat, 12 April 2019 - 22:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Surat suara Pilpres 2019. ( Foto: Antara )

i

Surat suara Pilpres 2019. ( Foto: Antara )

RJN, Jakarta – Upaya kecurangan pemilu terbongkar dengan ditemukannya surat suara yang tercoblos pasangan nomor urut 01 di Selangor Malaysia memberi tamparan keras badan penyelenggara pemilu.

Beredarnya video penggerebekan yang dilakukan Badan Tim Pemenangan Pasangan Calon beserta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang mendapati ratusan ribu surat suara yang sudah tercoblos pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 , Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin serta Calon Anggota DPR RI dari salah satu partai politik koalisi pasangan nomor urut 01 dan ini membuktikan bahwa lemahnya pengawasan terhadap produksi dan distribusi surat suara.

Baca Juga :  Parah, Bau Menyengat Asap Limbah Industri Biji Plastik Mengganggu Pernapasan Warga

Ricky Sebastian Hafiz, Ketua Ketua Koalisi Relawan Nasional Adil Makmur (Kornas Adil Makmur) mengatakan, dalam hal ini, Bawaslu, KPU bersama KPK harus turut serta mengusut hal tersebut, karena jika terindikasi adanya duplikasi surat suara, pihak vendor sudah menyalahi aturan atas kesepakatan dalam menyediakan surat suara Pemilu 2019 yang akhirnya dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin berbuat curang pada pemilu 2019 mendatang.

“Ditemukannya surat suara yang tercoblos tersebut, indikasi kecurangan secara sistematis sangatlah besar dan terindikasi melibatkan Pihak ketiga, yaitu penyedia jasa percetakan surat suara, karena duplikat kertas suara yang beredar banyak dan sudah di coblos tersebut bukan tidak mungkin adanya kesengajaan menduplikasi surat suara tersebut,” ucapnya di Jakarta, Jumat (12/4).

Ketika pemenang lelang pencetakan surat suara, ada persyaratan-persyaratan khusus yang harus dipatuhi oleh setiap vendor percetakan dan salah satunya jumlah surat suara sesuai dengan kebutuhan serta cadangan surat suara. Namun, dengan adanya kasus ini, surat suara yang dicetak mungkin lebih banyak dan tidak sesuai dengan SPK antara pemerintah melalui KPU selaku penyelenggara dengan vendor yang mendapat proyek lelang pencetakan surat suara tersebut.

Baca Juga :  Berkontribusi Besar Pada Masyarakat, XL Axiata Raih Tiga Penghargaan Bergengsi

“Semoga percobaan kecurangan Pemilu yang terjadi di Malaysia tidak menular ke wilayah lain, dibutuhkan pemeriksaan intensif baik Bawaslu, KPU, KPK, Polri, serta elemen tim pemenangan agar dapat melaporkan segala potensi kecurangan yang berakibat cacatnya pesta demokrasi 2019 di Indonesia,” katanya.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
NutriSari Berangkatkan 22 Mitra UMKM untuk Umroh, Ada Program Tukar Sachet
Mercedes-Benz Gelar Technician Skill Contest 2026, Uji Kompetensi 64 Teknisi dari 14 Dealer
DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik
Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker
Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan
New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Selasa, 8 September 2026 - 14:56 WIB

NutriSari Berangkatkan 22 Mitra UMKM untuk Umroh, Ada Program Tukar Sachet

Selasa, 8 September 2026 - 09:19 WIB

Mercedes-Benz Gelar Technician Skill Contest 2026, Uji Kompetensi 64 Teknisi dari 14 Dealer

Senin, 7 September 2026 - 15:20 WIB

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

Minggu, 6 September 2026 - 07:15 WIB

Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker

Berita Terbaru