Parah, Seorang Kuwu Menghajar Warganya Gara-Gara Pasir

- Redaksi

Senin, 9 April 2018 - 17:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ahmad Ghofar, Kuwu Desa Kaligawe Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon dilaporkan ke pihak Polsek Susukanlebak, karena melakukan tindakan penganiayaan terhadap warganya. Insiden pemukulan tersebut terjadi tepatnya di Blok Bulak Panjang Dusun III Desa setempat pada Minggu (8/4) sekitar pukul 20.00 WIB.

Konon, pemukulan tersebut terjadi karena Kuwu yang baru menjabat tiga bulan tersebut mengeluh atas adanya material pasir milik korban yang dianggap menghalangi lalu lintas warga. Atas adanya insiden tersebut, korban pun mengalami luka memar serius di bagian mata sebelah kanan.

Sang korban, Jamar Prasetia (37) menuturkan, sebelum terjadinya pemukulan dirinya terlebih dahulu mendapat telepon dari Kuwu Ghofar yang mengeluhkan adanya material pasir miliknya yang dianggap menghalangi jalan warga. Usai ditelepon Kuwu Ghofar, saat itu juga dirinya langsung merespons dan mendatangi lokasi di mana material pasir yang dianggap menghalangi warga.

“Pasir tersebut memang milik saya buat pengerjaan proyek senderan dari Dinas Bina Marga Kabupaten Cirebon untuk kepentingan dan kebutuhan warga,” jelasnya saat ditemui awak media, Senin (9/4).

Dirinya sangat menyayangkan perbuatan yang dilakukan seorang Kuwu terhadap warganya sendiri. Apalagi saat dirinya dipukuli, masih berada di atas motor dan belum sempat turun untuk memarkirkan motornya.

Baca Juga :  Maraknya Korban Miras Oplosan, Polri Minta agar Masyarakat Mengawasi Pergaulan Remaja

“Saya dipukuli Kuwu Ghofar sebanyak tiga kali sambil teriak-teriak mencaci maki saya. Mata kiri saya dipukul sekali dan mata kanan saya dua kali,” terangnya sambil menunjukkan mata kanannya yang memar membiru.

Jamar melanjutkan, dirinya merasa jika keberadaan pasir proyeknya tersebut tidak begitu mengganggu lalu lintas warga dan masih ada ruang buat warga untuk melintas. Namun demikian, dirinya menyesalkan persoalan sepele tersebut harus disertai dengan tindakan kekerasan, apalagi dilakukan seorang kuwu yang merupakan orangtua untuk warga masyarakatnya.

Baca Juga :  Ledakan Tabung Gas Rumah Makan di Pondok Gede

“Saya sudah membuat laporan ke Polsek Susukanlebak tadi malam tidak lama setelah saya dipukuli. Saya harap pelaporan saya segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sedangkan menurut Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra melalui Kapolsek Susukanlebak AKP Achmadi membenarkan adanya laporan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh seorang kuwu terhadap warganya. Namun demikian, kasusnya masih dalam penanganan anggota Reskrim.

“Kasusnya sampai saat ini masih dalam penanganan anggota reskrim kami,” pungkasnya ketika dihubungi melalui ponsel.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB