Maraknya Korban Miras Oplosan, Polri Minta agar Masyarakat Mengawasi Pergaulan Remaja

- Redaksi

Selasa, 10 April 2018 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Dalam sepekan terakhir, ditemukan bahwa minuman keras (miras) oplosan telah meyebabkan kematian setidaknya 31 korban, serta belasan orang lainnya kritis. Korban miras oplosan gingseng itu tersebut di beberapa wilayah, seperti di Jakarta Timur, Jakata Selatan, Depok, dan Bekasi. 

“Saat ini pihak kepolisian telah menangkap enam pelaku peredaran miras oplosan,” ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 9 April 2018.

Banyaknya korban jiwa usai tenggak miras oplosan, ia mengingatkan semua lapisan dan elemen masyarakat mengenai pentingnya pengawasan akan pergaulan remaja saat ini. 

Mantan Kapolrestabes Surabaya itu menjelaskan, dalam kasus miras oplosan ini, generasi muda mempunyai tiga peran sekaligus. Yakni, generasi muda-lah yang banyak mengonsumsi miras oplosan, sebagai korban, serta generasi muda sebagai generasi milenial yang turut andil dalam pembangunan moral bangsa. 

“Oleh karena itu, pendidikan moral harus diberikan sejak dini guna mencegah penularan penyakit masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Iqbal menuturkan, gaya hidup remaja yang cenderung menyukai tantangan dan ingin memilki kebebasan dalam setiap hal yang dia lakukan, termasuk kebiasaan meminum miras, merupakan salah satu bukti agar ia diterima atau diakui dalam suatu kelompok. 

Baca Juga :  Digerebek, Warung Gaul Kedapatan Menyimpan 1156 Miras Berbagai Merk

“Ini adalah gaya hidup yang negatif, dan semestinya sifat-sifat tersebut dapat disalurkan kepada hal-hal positif. Misalnya olahraga, bercocok tanam, seni musik, seni lukis, dll,” ucapnya.

Pada sisi lain, kata Iqbal, kebiasaan meminum miras ilegal dapat memicu tindak kejahatan lainnya, seperti pencurian, perampokan, kecelakaan kendaraan, dan tindakan asusila. 

“Karena saat melakukan kejahatan, dia dalam kondisi sebagian kesadaran berkurang atau hilang sehingga dapat merugikan orang lain,” ujarnya.

Iqbal menyampaikan, Kepolisian sebagai aparat penegak hukum, mengimbau agar masyarakat bersama-sama dengan Polri melakukan pengawasan terhadap lingkungan masing-masing.

“Serta Pemerintah Daerah membuat regulasi untuk mengatur hal ini sebagai bentuk pencegahan peredaran gelap miras oplosan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelecehan Seksual Marak Terjadi di Margonda

Dari beberapa korban yang tewas usai menenggak miras oplosan gingseng, ada Apriliani (24) di Depok dan Annisa Aldilah (21) di Bekasi. Dua wanita, yang kebetulan janda beranak satu itu, tewas beberapa jam setelah pesta miras.

April meninggal usai pesta miras dengan teman-temannya Minggu, 1 April 2018, yang semuanya laki-laki, yakni Muljafar, Andri dan Imron.

Sementara Annisa meninggal usai minum miras oplosan gingseng bersama kekasihnya Aldiansyah. Rekan pasangan kekasih ini juga ikut meninggal, yakni Bernik. Annisa meningggal enam jam setelah kekasihnya meninggal.(Red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:31 WIB

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:16 WIB

Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%

Berita Terbaru