Pelecehan Seksual Marak Terjadi di Margonda

- Redaksi

Minggu, 14 Januari 2018 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNeqs.com, Depok – Aksi pelecehan seksual marak terjadi di Jalan Pinang yang berlokasi di kawasan Margonda, Depok belakangan ini. Sejumlah perempuan muda dikabarkan telah menjadi korban, salah satunya D (23). D menyatakan peristiwa terakhir yang dialaminya terjadi pada Senin (11/9/2017) lalu.

Ia mengaku sudah dua kali menjadi korban pelecehan seksual di Jalan Pinang itu. Peristiwa  pertama terjadi sekitar Juni 2017. “Enggak cuma saya. Ada teman kosan yang pernah kena juga,” ujar D saat ditemui di Mapolres Kota Depok,
Selasa.

Baca Juga :  Zul Zivilia Terancam Pidana Mati, Gara-gara Ini

D datang ke Mapolres Kota Depok untuk melaporkan kejadian yang dialaminya itu. Ia berharap pelaku bisa ditangkap sehingga tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena sudah banyak (korban) yang kena. Cuma enggak berani ngelapor,” ujar karyawati ini.

Di Jalan Pinang dan sekitarnya banyak rumah kos khusus perempuan. Penghuninya rata-rata mahasiswi dan karyawati, tak terkecuali D.

D menuturkan peristiwa terakhir yang dialaminya terjadi saat ia sedang berjalan kaki melintas di Jalan Pinang. Tiba-tiba ada seorang pengguna sepeda motor mendekat dan langsung meraba dada D. Kejadian tersebut berlangsung cepat.

Baca Juga :  Pengedar Narkoba Jaringan Aceh Berhasil ditangkap Sat Narkoba

Setelah meraba dada D, pengguna sepeda motor tersebut langsung kabur. D sempat berteriak. Namun situasi di lingkungan sekitarnya sedang sepi. Tak ada orang yang bisa menghentikan laju sepeda motor pelaku.

Kendati demikian, D sempat menghafal pelat nomor maupun jenis kendaraan yang dipakai pelaku. Pelaku diketahui menggunakan sepeda motor matic Honda Beat warna hitam dengan pelat nomor B 3720 EAA. “Samping kiri motornya ada stiker tulisan Metalica cuma sudah terkelupas,” kata D.

Baca Juga :  Bejad, Bayi Berusia 5 Bulan Dikubur Hidup-Hidup Oleh Ibunya

Menurut D, pola aksi yang digunakan pelaku saat peristiwa yang terakhir itu sama persis dengan yang digunakan pelaku pada peristiwa yang pertama, maupun yang dialami teman D lainnya. Pada dua peristiwa yang terjadi pelaku selalu menggunakan helm.

D tak mengetahui persis apakah mereka adalah orang yang sama. Pada peristiwa yang pertama, pelaku menggunakan motor matic Honda Vario warna putih. “Kalaupun orangnya beda, kayaknya mereka masih satu kelompok,” kata D.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas
Ustaz MR di Bekasi Ditangkap, Diduga Setubuhi Dua Anak di Bawah Umur
Ratusan Driver ShopeeFood Jogja Geruduk Rumah Konsumen, Protes Rekan Mereka Dianiaya
Sadis! Bocah 11 Tahun Dianiaya, BBHAR PDI Perjuangan Bergerak Kawal Kasus Hingga Tuntas
Baru 20 Tahun, Tapi Sudah Sadis! Ini Sosok Pembunuh Bos Sembako di Bekasi
KOKAM Kota Bekasi Lakukan Penggerebekan, Temukan Obat Daftar G Ilegal

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:31 WIB

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Senin, 12 Januari 2026 - 13:45 WIB

Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:09 WIB

Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas

Senin, 29 September 2025 - 15:03 WIB

Ustaz MR di Bekasi Ditangkap, Diduga Setubuhi Dua Anak di Bawah Umur

Senin, 7 Juli 2025 - 15:00 WIB

Ratusan Driver ShopeeFood Jogja Geruduk Rumah Konsumen, Protes Rekan Mereka Dianiaya

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !